SKK Migas dan TNI Perkuat Sinergi Pengamanan Hulu Migas, Kokohkan Ketahanan Energi Nasional

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BADUNG, BALI, Jatim Kita – Komitmen memperkuat ketahanan energi nasional terus diwujudkan melalui sinergi strategis antara Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kolaborasi tersebut difokuskan pada penguatan sistem pengamanan sektor hulu migas, baik di wilayah darat maupun lepas pantai, sebagai objek vital nasional yang memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi Indonesia.

‎Komitmen tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam Rapat Kerja Kesekuritian Tahun 2026 yang digelar SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) di Badung, Bali, pada Rabu (9/7/2026).

Baca Juga :  Muhri Apresiasi Kiprah GP Ansor di Usia 92 Tahun: Dari Aksi Nyata hingga Solusi Kebangsaan

‎Forum tersebut mempertemukan jajaran SKK Migas, KKKS, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, serta para pemangku kepentingan untuk merumuskan strategi pengamanan sektor hulu migas yang lebih adaptif dalam menghadapi dinamika geopolitik, perkembangan teknologi, hingga berbagai ancaman terhadap industri migas nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Salah satu hasil penting dalam rapat kerja tersebut ialah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara SKK Migas dan TNI Angkatan Laut mengenai pengamanan fasilitas migas lepas pantai (offshore). Kesepakatan itu menjadi landasan penguatan koordinasi dalam melindungi infrastruktur migas strategis yang berkontribusi besar terhadap produksi dan lifting migas nasional.

Baca Juga :  Bulan Bung Karno 2026, IWO Sumenep Gaungkan Semangat Sang Proklamator Lewat Ajang Bergengsi Se-Madura

‎Selain itu, forum juga menyepakati implementasi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 sebagai pedoman tata kelola pengamanan sektor hulu migas yang lebih terintegrasi, modern, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Polresta Sumenep dan SMSI Perkokoh Sinergi, Wujudkan Informasi Akurat dan Kamtibmas Kondusif
Perdana di Madura, Sumenep Terapkan Metode Tanam Padi PM-AAS, Target Produktivitas Tembus 10 Ton per Hektare
Abd. Rahman Dukung Gerakan Ayah Antar Anak, Sebut Fondasi Penting Pembentukan Karakter
Ratusan Santri Ikuti Kemah HIMMAH ke-51, Yonif TP 931/KJ Tanamkan Jiwa Kepemimpinan dan Wawasan Kebangsaan
Danrem 084 Jalin Silaturahmi dengan Berbagai Elemen Masyarakat, Perkuat Kolaborasi untuk Madura
‎Resmi Dibuka, Pekan Seni Madura X Jadi Momentum Kebangkitan Kesenian Madura
Pamflet Aksi Damai Dukung Program MBG di Pamekasan Beredar, Klaim Libatkan 7.008 Massa
DRT The Big Family Gelar Khitan Massal Gratis untuk 200 Anak, Wujud Kepedulian di Bulan Muharram

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:42 WIB

Polresta Sumenep dan SMSI Perkokoh Sinergi, Wujudkan Informasi Akurat dan Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:15 WIB

SKK Migas dan TNI Perkuat Sinergi Pengamanan Hulu Migas, Kokohkan Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:36 WIB

Perdana di Madura, Sumenep Terapkan Metode Tanam Padi PM-AAS, Target Produktivitas Tembus 10 Ton per Hektare

Senin, 13 Juli 2026 - 09:45 WIB

Abd. Rahman Dukung Gerakan Ayah Antar Anak, Sebut Fondasi Penting Pembentukan Karakter

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:15 WIB

Ratusan Santri Ikuti Kemah HIMMAH ke-51, Yonif TP 931/KJ Tanamkan Jiwa Kepemimpinan dan Wawasan Kebangsaan

Berita Terbaru

Opini

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Senin, 3 Agu 2026 - 19:57 WIB