Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Jabanusa, Anggono Mahendrawan, menegaskan bahwa keberhasilan menjaga ketahanan energi nasional tidak hanya ditentukan oleh peningkatan produksi migas, tetapi juga bergantung pada terjaminnya keamanan seluruh infrastruktur strategis yang menopang kegiatan operasi.
”Ketahanan energi hanya dapat diwujudkan apabila seluruh fasilitas hulu migas berada dalam kondisi aman dan operasionalnya terjamin. Karena itu, kolaborasi dengan TNI bukan sekadar memperkuat sistem pengamanan, tetapi juga membangun kesiapsiagaan dalam menghadapi setiap potensi ancaman. Kami ingin memastikan industri hulu migas tetap produktif, berkelanjutan, dan terus memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional,” tegas Anggono kepada media ini, Jumat (17/7/2026).
Sementara itu, Paban VII/Kermater Sterad Mabes AD Kolonel Inf. Hipni Maulana F., S.Sos. menegaskan komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung pengamanan objek vital nasional sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan energi nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, sinergi antara TNI dan SKK Migas merupakan investasi strategis yang akan memberikan dampak besar terhadap keberlangsungan pembangunan nasional.
”Tugas kami bukan hanya menjaga aset negara dari berbagai ancaman, tetapi juga memastikan rantai pasok energi nasional tetap berjalan tanpa hambatan. Ketika keamanan sektor energi terjaga, stabilitas ekonomi, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat juga akan semakin kuat. Inilah bentuk nyata pengabdian TNI dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya









