‎Resmi Dibuka, Pekan Seni Madura X Jadi Momentum Kebangkitan Kesenian Madura

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatim Kita – Semangat menghidupkan kembali dunia kesenian di Madura digaungkan melalui pembukaan Pekan Seni Madura (PSM) X yang diselenggarakan UKM Sanggar Lentera Universitas PGRI (UPI) Sumenep. Kegiatan yang resmi dibuka pada Rabu (1/7/2026) di Kampus Universitas PGRI Sumenep itu dibuka dengan peluncuran buku antologi puisi “Tuhan Aku Masih Berjuang”, karya para anggota UKM Sanggar Lentera.

‎Pekan Seni Madura X yang berlangsung hingga 4 Juli 2026 mengusung tema “Caring of Human Art”. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi, edukasi, sekaligus kolaborasi bagi para seniman, pelajar, mahasiswa, komunitas seni, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga eksistensi kesenian di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap dunia seni.

Baca Juga :  Abd. Rahman Dukung Gerakan Ayah Antar Anak, Sebut Fondasi Penting Pembentukan Karakter

‎Ketua Umum UKM Sanggar Lentera Universitas PGRI Sumenep, Fathur Rahman, mengatakan tema tersebut lahir dari kegelisahan panitia melihat semakin memudarnya perhatian masyarakat terhadap kesenian. Karena itu, Pekan Seni Madura X diharapkan menjadi titik awal untuk membangkitkan kembali semangat berkarya.

‎”Tema ini lahir dari kegelisahan kami terhadap kondisi peminat kesenian hari ini yang mulai redup. Satu-satunya cara untuk menyalakannya kembali adalah harus dimulai dari para pelaku seni itu sendiri,” ujar Fathur.

Baca Juga :  PKKMB 2026 Universitas PGRI Sumenep Dorong Mahasiswa Baru Berani Berkarya dan Berwawasan Global

‎Ia menegaskan, peluncuran buku antologi puisi “Tuhan Aku Masih Berjuang” bukan sekadar seremoni, melainkan bukti bahwa generasi muda masih memiliki kepedulian terhadap sastra dan budaya.

‎”Kami ingin terus konsisten menghidupkan semangat berkesenian melalui kegiatan yang terbuka bagi siapa saja. Pekan Seni Madura menjadi ruang bagi para pelaku seni untuk berkarya, berdialog, dan saling menginspirasi,” katanya.

Berita Terkait

IWO Sumenep Ajak Wartawan dan Mahasiswa Jaga Etika di Tengah Pesatnya Perkembangan AI
Dari Prosesi Arya Wiraraja hingga Musik Tong-Tong, Sumenep Teguhkan Identitas Budaya di KEN 2026
Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Sinergi Pemkab dan DPRD untuk Kemajuan Sumenep
Doakan Sumenep Makin Sejahtera, Bupati Ajak ASN hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah
Pemkab Sumenep Rencanakan Anggaran Pilkada 2029 Sebesar Rp 75 Miliyar
Bupati Fauzi Terbitkan Surat Edaran Jelang Festival Tong-Tong KEN 2026
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Berbusana Santri
Program GEMILANG SKK Migas–KEI di Pagerungan Tuai Apresiasi, Guru Kepulauan Didorong Tingkatkan Kompetensi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:57 WIB

IWO Sumenep Ajak Wartawan dan Mahasiswa Jaga Etika di Tengah Pesatnya Perkembangan AI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Sinergi Pemkab dan DPRD untuk Kemajuan Sumenep

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Doakan Sumenep Makin Sejahtera, Bupati Ajak ASN hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Pemkab Sumenep Rencanakan Anggaran Pilkada 2029 Sebesar Rp 75 Miliyar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Bupati Fauzi Terbitkan Surat Edaran Jelang Festival Tong-Tong KEN 2026

Berita Terbaru