Sumenep Perkuat Hilirisasi Kelapa Lewat Pengembangan Bibit Unggul Bersertifikat

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatim Kita – Kabupaten Sumenep mulai menunjukkan keseriusannya dalam mendukung program hilirisasi subsektor perkebunan yang saat ini menjadi fokus pemerintah pusat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan ialah memperkuat sektor pembibitan kelapa unggul sebagai fondasi pengembangan industri berbasis komoditas perkebunan.

‎Sebagai daerah penghasil kelapa di wilayah Madura, Sumenep dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan berbagai produk turunan bernilai ekonomi tinggi. Karena itu, kebutuhan bibit unggul menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas hasil perkebunan masyarakat.

Baca Juga :  Kurban Iduladha 2026: Jangan Sampai Dana Negara dan BUMN Menjadi Alat Politik di Madura

‎Pengembangan bibit kelapa unggul tersebut salah satunya dilakukan oleh CV Elang Buana melalui penangkaran bibit di Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Direktur CV Elang Buana, Hadi Triono, mengatakan penguatan sektor hulu melalui penyediaan bibit berkualitas menjadi langkah awal yang sangat menentukan keberhasilan program hilirisasi perkebunan.

‎Menurutnya, tanpa dukungan bahan baku yang baik, pengembangan industri turunan kelapa akan sulit berkembang secara maksimal.

Baca Juga :  Haul ke-48 KH. Abdul Mannan, Momentum Merawat Jejak Pengabdian dan Nilai Pendidikan

‎“Potensi kelapa di Sumenep sangat besar. Karena itu, kualitas bibit harus benar-benar dipersiapkan sejak sekarang agar hasil perkebunan masyarakat lebih produktif dan mampu bersaing,” ujar Hadi kepada awak media, Selasa (26/5/2026).

‎Ia menjelaskan, bibit kelapa yang dikembangkan pihaknya telah memperoleh sertifikasi resmi dari UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Perkebunan Provinsi Jawa Timur. Saat ini, jumlah bibit bersertifikat yang tersedia mencapai sekitar 56 ribu benih.

Penulis : Day

Editor : Mufti che

Berita Terkait

IWO Sumenep Buka Ruang Generasi Muda Madura Tampilkan Bakat dan Semangat Nasionalisme
Haul ke-48 KH. Abdul Mannan, Momentum Merawat Jejak Pengabdian dan Nilai Pendidikan
‎Lewat JMS, Kejari Sumenep Dorong Pelajar Bijak Bermedia Sosial
Dua Peristiwa Duka Iringi Pencairan BOSP PAUD, Mekanisme Disorot DPRD Sumenep
Muhri Apresiasi Kiprah GP Ansor di Usia 92 Tahun: Dari Aksi Nyata hingga Solusi Kebangsaan
Sinyal Hijau dari Pemerintah Pusat, Kini Giliran Daerah Wujudkan KEK Tembakau Madura
Pasca Telusuri Kasus MBG di Saronggi, Jurnalis Klaim Ada Indikasi Dugaan Pembungkaman
Pasca di Suspend, Dari Acar Basi ke Ulat di Sayur dan Sehelai Rambut di Nasi: SPPG Pakamban Laok 2 Abaikan Juknis MBG 

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:41 WIB

Sumenep Perkuat Hilirisasi Kelapa Lewat Pengembangan Bibit Unggul Bersertifikat

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:15 WIB

IWO Sumenep Buka Ruang Generasi Muda Madura Tampilkan Bakat dan Semangat Nasionalisme

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:23 WIB

Haul ke-48 KH. Abdul Mannan, Momentum Merawat Jejak Pengabdian dan Nilai Pendidikan

Rabu, 29 April 2026 - 18:21 WIB

‎Lewat JMS, Kejari Sumenep Dorong Pelajar Bijak Bermedia Sosial

Senin, 27 April 2026 - 20:31 WIB

Dua Peristiwa Duka Iringi Pencairan BOSP PAUD, Mekanisme Disorot DPRD Sumenep

Berita Terbaru