‎Lewat JMS, Kejari Sumenep Dorong Pelajar Bijak Bermedia Sosial

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatim Kita – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep terus memperkuat upaya peningkatan kesadaran hukum di kalangan pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Kali ini, sosialisasi hukum tersebut digelar di SMAN 1 Sumenep pada Rabu (29/4/2026), dengan melibatkan seluruh siswa sebagai peserta.

‎Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.45 WIB hingga 12.25 WIB itu menghadirkan sejumlah pemateri dari Kejari Sumenep. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Seksi Intelijen Kejari Sumenep Endro Riski Erlazuardi, S.H., M.H., bersama Aditya Budi Susetyo, S.H., dan Bambang Aji Purwanto, S.H. Turut mendampingi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep Rusliy, S.Pd., M.Pd., serta Kepala SMAN 1 Sumenep Sirajum Munir, M.Pd., beserta dewan guru dan jajaran staf intelijen.

Baca Juga :  Umbul-Umbul Nasdem Membahayakan Pengendara: Panitia Dinilai Abai dan Ceroboh

‎Dalam penyampaiannya, Endro Riski Erlazuardi menyoroti pentingnya literasi hukum di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, khususnya terkait jejak digital yang sering kali tidak disadari oleh pelajar.

‎“Setiap aktivitas di dunia digital meninggalkan jejak yang tidak mudah hilang. Menghapus konten bukan berarti menghilangkan sepenuhnya data tersebut,” ungkapnya di hadapan para siswa.

‎Ia menjelaskan, terdapat sejumlah bentuk pelanggaran digital yang kerap terjadi di kalangan pelajar, antara lain penyebaran informasi palsu (hoaks), perundungan siber (cyberbullying), ujaran kebencian, doxxing, hingga distribusi konten tidak pantas.

‎Menurutnya, minimnya pemahaman terhadap aspek hukum serta rendahnya literasi digital menjadi pemicu utama munculnya pelanggaran tersebut.

Berita Terkait

IWO Sumenep Buka Ruang Generasi Muda Madura Tampilkan Bakat dan Semangat Nasionalisme
Haul ke-48 KH. Abdul Mannan, Momentum Merawat Jejak Pengabdian dan Nilai Pendidikan
Dua Peristiwa Duka Iringi Pencairan BOSP PAUD, Mekanisme Disorot DPRD Sumenep
Muhri Apresiasi Kiprah GP Ansor di Usia 92 Tahun: Dari Aksi Nyata hingga Solusi Kebangsaan
Sinyal Hijau dari Pemerintah Pusat, Kini Giliran Daerah Wujudkan KEK Tembakau Madura
Pasca Telusuri Kasus MBG di Saronggi, Jurnalis Klaim Ada Indikasi Dugaan Pembungkaman
Pasca di Suspend, Dari Acar Basi ke Ulat di Sayur dan Sehelai Rambut di Nasi: SPPG Pakamban Laok 2 Abaikan Juknis MBG 

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:15 WIB

IWO Sumenep Buka Ruang Generasi Muda Madura Tampilkan Bakat dan Semangat Nasionalisme

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:23 WIB

Haul ke-48 KH. Abdul Mannan, Momentum Merawat Jejak Pengabdian dan Nilai Pendidikan

Rabu, 29 April 2026 - 18:21 WIB

‎Lewat JMS, Kejari Sumenep Dorong Pelajar Bijak Bermedia Sosial

Senin, 27 April 2026 - 20:31 WIB

Dua Peristiwa Duka Iringi Pencairan BOSP PAUD, Mekanisme Disorot DPRD Sumenep

Jumat, 24 April 2026 - 21:12 WIB

Muhri Apresiasi Kiprah GP Ansor di Usia 92 Tahun: Dari Aksi Nyata hingga Solusi Kebangsaan

Berita Terbaru