BPP Dasuk Kawal Rakor Swasembada Pangan, Bulog Siap Serap Gabah Perdana Petani

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Pencapaian swasembada pangan dinilai semakin kuat, terutama berdasarkan catatan Luas Tambah Tanam (LTT) yang dihimpun para penyuluh pertanian di berbagai wilayah Indonesia. Data tersebut perlu diperkuat melalui capaian serapan gabah oleh lembaga pemerintah yang menjamin ketersediaan beras nasional, dalam hal ini Bulog. Karena itu, penetapan angka minimal serapan gabah menjadi hal yang wajar dalam mendukung stabilitas pangan.

Untuk mempermudah proses serapan gabah di lapangan, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Dasuk menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Swasembada Pangan di BPP Dasuk, Senin (9/2/2026). Rakor dihadiri para ketua Gapoktan desa se-Kecamatan Dasuk serta pihak terkait, termasuk Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS).

Baca Juga :  DKPP Sumenep Bersama BPP Dasuk Terapkan Inovasi Tumpang Sari untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Ekonomi Para Petani 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Produksi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep Fafriyanto, SE., Asisten Manajer Pengadaan Komoditas Bulog Cabang Madura Yhoga Rizaldhi, serta Ketua Tim Kerja (Katimker) Penyuluh Pertanian Kabupaten Sumenep Dewo Ringgih, S.P., M.P.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fafriyanto menekankan pentingnya kolaborasi dalam pendataan sektor pertanian agar data yang dimiliki BPS selaras dengan lembaga terkait. Menurutnya, keterlibatan BPS dalam setiap proses pendataan sangat diperlukan, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.

Baca Juga :  Alarm Bahaya MBG Saronggi: Makanan Bau dan Buah Busuk Lolos ke Sekolah

Sementara itu, Yhoga Rizaldhi memaparkan teknis serapan gabah, khususnya Gabah Kering Panen (GKP). Sesuai ketentuan pemerintah, harga GKP yang diserap Bulog ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram. Ia juga memastikan petani tidak perlu repot mengangkut hasil panen, karena Bulog siap menjemput langsung ke lokasi panen.

Berita Terkait

THM Mr. Ball Sumenep Kembali Disorot, Event DJ Tetap Digelar di Tengah Polemik
Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam, Yayasan Ambil Alih Klarifikasi: Polemik MBG Pragaan Kian Memanas
Sosok Haji Her di Mata Warga: Penjaga Nafas Ekonomi Tembakau Madura
Kapan Akan Dilakukan Penindakan? Mr. Ball Diduga Jadi Tempat Pesta Miras, Pemkab dan DPRD Sumenep Dinilai Hanya Fokus Pencitraan 
Reuni Alumni MA A 2007 Bata-Bata di Pamekasan, Haul Masyayikh Jadi Perekat Kebersamaan
Keluarga Besar IWO Sumenep Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Tiga Ormas Madas Gelar Halalbihalal Sekaligus Launching Bamus Madura
Pererat Kebersamaan Ramadan, SDN Cenlecen 2 Pakong Gelar Buka Puasa Bersama Guru dan Siswa

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 21:52 WIB

THM Mr. Ball Sumenep Kembali Disorot, Event DJ Tetap Digelar di Tengah Polemik

Senin, 13 April 2026 - 13:14 WIB

Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam, Yayasan Ambil Alih Klarifikasi: Polemik MBG Pragaan Kian Memanas

Jumat, 10 April 2026 - 22:00 WIB

Sosok Haji Her di Mata Warga: Penjaga Nafas Ekonomi Tembakau Madura

Senin, 6 April 2026 - 22:03 WIB

Kapan Akan Dilakukan Penindakan? Mr. Ball Diduga Jadi Tempat Pesta Miras, Pemkab dan DPRD Sumenep Dinilai Hanya Fokus Pencitraan 

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:43 WIB

Reuni Alumni MA A 2007 Bata-Bata di Pamekasan, Haul Masyayikh Jadi Perekat Kebersamaan

Berita Terbaru