Putusan ini lahir, berkat dua sosok warga negara; — Syamsul Jahidin dan Christian Adrianus Sihite — yang menggunakan hak konstitusional mereka sebagai warga negara untuk meluruskan jalannya Republik.
Penutup:
Reformasi Dimulai dari Keberanian, Bukan dari Komisi!
Ironis namun indah:
– Reformasi kepolisian dimulai bukan oleh polisi, bukan oleh pemerintah, melainkan oleh sembilan hakim konstitusi — dan dua warga negara yang lelah melihat negara dikelola melalui celah peraturan.
Putusan MK ini adalah:
– Penegasan ulang batas antara sipil dan aparat bersenjata,
– Tamparan lembut bagi praktik kekuasaan era sebelumnya,
– Pengingat bahwa konstitusi bukan hiasan, tetapi kompas bangsa.
Puisi Penutup
Polisi aktif tak lagi beraksi di kursi sipil
MK mengetuk palu seragam pun menepi
Komisi reformasi, baru belajar menulis profil
Namun, MK telah lebih dulu membenahi negeri !.









