Sumenep, Jatimkita.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sentol Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, resmi memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai bukti pemenuhan standar kebersihan, keamanan, dan kelayakan dalam pengolahan makanan bagi siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala SPPG Desa Sentol Laok, Ahmad Junaidi, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga kualitas makanan yang disediakan untuk siswa. Dengan sertifikat SLHS ini, seluruh tahapan—mulai dari pemilihan bahan baku, proses masak, hingga distribusi makanan—telah dinyatakan memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
“Sertifikat ini bukan hanya pengakuan formal, tetapi juga motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Kami ingin memastikan siswa menerima makanan terbaik, higienis, dan bergizi setiap hari,” ujarnya.
Junaidi menyebutkan bahwa kualitas layanan SPPG tidak hanya ditunjang fasilitas yang layak, tetapi juga sumber daya manusia yang kompeten. Sebanyak 47 relawan, yang terlibat dalam proses pengolahan hingga penyajian makanan, seluruhnya telah memiliki Sertifikat Penjamah Makanan serta SLHS. Hal ini menjadi jaminan bahwa seluruh tim memahami prosedur higienis dalam penanganan makanan.
“Kami akan terus berusaha memberikan menu MBG yang berkualitas dan disukai siswa,” tambahnya.
Sebagai bentuk perlindungan kerja, seluruh relawan juga telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini, kata Junaidi, diambil untuk memastikan kesejahteraan relawan yang setiap hari bekerja melayani kebutuhan gizi siswa.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









