Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Mana lebel harganya? Kamu gak denger harus pakai lebel harga di sini. Wajib ada tulisan jadi transparan,” tegas Sony Sonjaya, Senin (9/3/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa setiap dapur MBG wajib mencantumkan label harga sebagai bentuk keterbukaan kepada publik terkait penggunaan anggaran dalam program tersebut.

Baca Juga :  Sikap Tidak Profesional: Kepala Dapur MBG Nurul Islam Tuding Jurnalis “Cari Uang” Saat Tanya Soal Menu

Seperti diketahui, SPPG Pakamban Laok 2 sebelumnya sempat dihentikan sementara operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional setelah muncul berbagai keluhan terkait pelaksanaan program MBG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun setelah kembali beroperasi, distribusi menu yang kembali menuai kritik ini justru memunculkan pertanyaan baru mengenai pengawasan dan komitmen transparansi dalam pelaksanaan program tersebut di lapangan.

Baca Juga :  Alarm Bahaya MBG di SPPG Lenteng Barat: Makanan Diduga Busuk Lolos dari Pengawasan

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SPPG Pakamban Laok 2 belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan jurnalis juga belum mendapat respons.

Berita Terkait

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut
Kasus Pemukulan Pria Asal Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Dua Alat Bukti ‎
Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan
Kasus Gadai Emas di Gayam Masuk Tahap Krusial, Polisi Siapkan Gelar Perkara
Kasus Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah, Jadi Alarm Keras bagi Pemerintah Desa di Sumenep
Kerugian Negara Mencapai Rp500 Juta Lebih, Kejari Sumenep Tahan Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Korupsi
Fakta dari Camat dan Wali Murid Menguat, SPPG Syita Ananta dan Kepala Sekolah Dipertanyakan Publik

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:55 WIB

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:42 WIB

Kasus Pemukulan Pria Asal Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Dua Alat Bukti ‎

Selasa, 28 April 2026 - 22:27 WIB

Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 24 April 2026 - 21:43 WIB

Kasus Gadai Emas di Gayam Masuk Tahap Krusial, Polisi Siapkan Gelar Perkara

Jumat, 24 April 2026 - 15:26 WIB

Kasus Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah, Jadi Alarm Keras bagi Pemerintah Desa di Sumenep

Berita Terbaru