Namanya Masuk dalam Daftar Dua Kasus, Publik Tantang Indra Wahyudi Angkat Bicara 

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Nama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, kembali menjadi perbincangan panas di tengah masyarakat. Ia disebut-sebut terseret dalam dua isu besar yang kini ramai menjadi sorotan publik.

Isu ini mencuat setelah berbagai kalangan menilai Indra Wahyudi lebih sibuk membangun citra ketimbang memberikan penjelasan terbuka terkait persoalan yang berkembang. Kritik tajam pun bermunculan, baik di ruang publik maupun di media sosial.

Salah satu persoalan yang dikaitkan dengan namanya adalah dugaan masalah dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep. Tak hanya itu, ia juga disebut pernah tersandung persoalan proyek sebelum menjabat sebagai Kepala Diskominfo. Namun demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang menetapkan status hukum terhadap yang bersangkutan.

Aktivis muda Sumenep, Fathurrahman, mendesak agar pihak terkait segera memberikan klarifikasi transparan guna meredam spekulasi yang terus berkembang.

Baca Juga :  IWO Sumenep Ultimatum Disdik dan Kemenag: Segera Terbitkan Surat Edaran, Hentikan Intimidasi Guru Saat Pendistribusian MBG

“Kalau memang tidak terlibat, sampaikan secara terbuka. Jangan biarkan publik terus bertanya-tanya,” tegasnya.

Di sisi lain, para pendukung Indra Wahyudi menilai tudingan tersebut tidak boleh digiring menjadi vonis opini. Mereka mengingatkan bahwa setiap warga negara berhak atas asas praduga tak bersalah hingga ada keputusan hukum yang berkekuatan tetap.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep terkait berbagai tudingan tersebut.

Berita Terkait

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut
Kasus Pemukulan Pria Asal Lenteng Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Dua Alat Bukti ‎
Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan
Kasus Gadai Emas di Gayam Masuk Tahap Krusial, Polisi Siapkan Gelar Perkara
Kasus Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah, Jadi Alarm Keras bagi Pemerintah Desa di Sumenep
Kerugian Negara Mencapai Rp500 Juta Lebih, Kejari Sumenep Tahan Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Korupsi
Fakta dari Camat dan Wali Murid Menguat, SPPG Syita Ananta dan Kepala Sekolah Dipertanyakan Publik

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:55 WIB

Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:02 WIB

Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut

Selasa, 28 April 2026 - 22:27 WIB

Pimpinan BMT-UGT Nusantara Cabang Gayam Memilih Bungkam atas Dugaan Sengketa Gadai Emas Rp200 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 24 April 2026 - 21:43 WIB

Kasus Gadai Emas di Gayam Masuk Tahap Krusial, Polisi Siapkan Gelar Perkara

Jumat, 24 April 2026 - 15:26 WIB

Kasus Kades Pragaan Daya Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah, Jadi Alarm Keras bagi Pemerintah Desa di Sumenep

Berita Terbaru