Diserang Lewat DM TikTok, Akun SPPG Rubaru 002 Sibuk Kritik Narasi namun Menghindar Saat Diminta Bukti Uji Lab Air Limbah

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Namun klaim tersebut dinilai tidak tercermin dalam respons yang diberikan. Alih-alih membantah kritik dengan dokumen, data, atau klarifikasi resmi, akun tersebut justru memilih merendahkan karya jurnalistik dan menyerang personal redaksi.

Ketika redaksi kembali mengarahkan pembahasan pada substansi utama yakni kewajiban kepemilikan surat uji laboratorium air limbah akun SPPG Rubaru 002 tetap menghindar.

“Benar tidak kalau tidak punya surat uji lab air limbah?”

“Kalau SPPG yang tidak punya surat uji lab air limbah bagaimana konsekuensinya sesuai juknis?”

Baca Juga :  Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Pertanyaan tersebut tidak dijawab. Sebaliknya, akun SPPG Rubaru 002 merespons dengan pernyataan bernada merendahkan dan menutup ruang dialog substantif.

“yang pegang medianya aja gini pantes”

“saya ga punya waktu buat ladenin individu yang hanya sekedar beropini”.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada satu pun pernyataan resmi, klarifikasi tertulis, maupun bukti dokumen dari pihak SPPG Rubaru 002 terkait kepemilikan surat hasil uji laboratorium air limbah.

Baca Juga :  Jadi Tamparan Keras bagi Kepala SPPG Legung Barat, Siswa Selipkan Surat di Ompreng Menyoal Menu MBG Telur Puyuh Busuk

Redaksi menegaskan bahwa kritik terhadap media merupakan hal yang sah dalam iklim demokrasi. Namun, kritik terhadap bentuk pemberitaan tidak serta-merta menggugurkan kewajiban menjawab isu faktual yang menyangkut lingkungan hidup dan kepentingan publik.

Media menilai, apabila SPPG Rubaru 002 merasa keberatan atas kritik yang disampaikan, maka jawaban paling tepat adalah transparansi dan pembuktian dokumen, bukan pengalihan isu, serangan personal, atau klaim sepihak tanpa data.

Berita Terkait

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan
Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional
BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG
SPPG Tanjungjaya Disorot! Limbah Busuk Diduga Cemari Permukiman, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Warga Dianiaya, Kuasa Hukum: Negara Tak Boleh Kalah oleh Preman
Diduga Gadaikan Mobil Masih Kredit, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polres Garut

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Geger! Perawat Aktif Puskesmas Dasuk Terseret Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 12:45 WIB

Warga Antre Berjam-jam, Pertalite Malah Masuk Jeriken di Dalam Mobil Avanza: SPBU Kolor Dinilai Langgar Aturan

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:46 WIB

Sejumlah THM Diduga Masih Beroperasi, Lakpesdam NU dan LPBH NU Desak Pemkab Sumenep Bertindak; Siap Tempuh Aksi Jika Tak Ada Kepastian

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:14 WIB

Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Tutup Tempat Usaha yang Diduga Menyimpang dari Izin Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB

BGN Hentikan Operasional 16 SPPG di Sumenep, IPAL Bermasalah Ancam Keamanan Pangan MBG

Berita Terbaru