Perkuat Ekonomi Daerah, PPR Sumenep Minta Industri Rokok Maksimalkan Pembelian Tembakau Lokal

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 27 Juli 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilik merek rokok DRT The Big Family tersebut menilai, penggunaan tembakau lokal tidak hanya memberikan keuntungan bagi industri, tetapi juga menciptakan efek berganda terhadap perekonomian Kabupaten Sumenep.

“Setiap pembelian tembakau dari petani lokal akan menggerakkan roda ekonomi daerah. Manfaatnya bukan hanya dirasakan petani, tetapi juga buruh tani, pedagang, jasa angkutan, hingga pelaku usaha lainnya. Inilah semangat ekonomi kerakyatan yang harus terus dijaga,” tuturnya.

Selain mendorong penyerapan hasil panen, Haji Udik juga mengimbau perusahaan rokok untuk memperkuat komunikasi dengan petani maupun kelompok tani. Menurutnya, komunikasi yang intensif akan mempermudah penyamaan persepsi mengenai standar mutu, kebutuhan industri, pola kemitraan, hingga mekanisme pembelian yang terbuka dan transparan.

“Hubungan petani dengan pelaku industri jangan hanya terbangun saat musim panen. Komunikasi harus dilakukan sejak awal agar petani memahami kualitas yang dibutuhkan, sementara industri memperoleh bahan baku sesuai standar,” jelasnya.

Tak hanya memberikan pesan kepada kalangan industri, Haji Udik juga mengingatkan para petani agar tetap menjaga kualitas hasil panen. Ia meminta petani tidak tergesa-gesa memanen daun tembakau sebelum mencapai tingkat kematangan yang ideal karena akan berpengaruh terhadap mutu dan harga jual.

Baca Juga :  Sidak Satgas MBG Sumenep Bongkar Fakta: Pengelolaan Sampah dan IPAL di 4 SPPG Diduga Tak Sesuai Juknis

“Kami berharap petani bersabar hingga daun tembakau benar-benar matang. Tembakau yang dipanen pada waktu yang tepat memiliki kualitas lebih baik, lebih diminati industri, dan tentunya memberikan nilai jual yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Berita Terkait

Jelang Panen Tembakau 2026, Pemkab Sumenep Naikkan Titik Impas Harga demi Lindungi Petani
Pemkab Sumenep Salurkan BLT DBHCHT 2026 kepada 2.600 Buruh Tembakau dan Pekerja Pabrik Rokok
Industri Rokok Lokal di Madura Dorong Ekonomi Petani dan Serap Tenaga Kerja
Kehadiran Perusahaan Rokok Lokal Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Petani Tembakau di Sumenep
BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Inklusi Keuangan Syariah Lewat Talk Show di Keraton Sumenep
Dikejar Lonjakan Pasar, Makayasa Percepat Ekspansi dan Buka Ribuan Lapangan Kerja
Eatore Resmi Diluncurkan: Pesantren Mathali’ul Anwar Mantapkan Langkah Menuju Kemandirian Ekonomi
BBS Mobile Hadirkan Fitur “Sekali Klik Temukan ATM Terdekat”, BPRS Bhakti Sumekar Mantapkan Transformasi Digital

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:41 WIB

Jelang Panen Tembakau 2026, Pemkab Sumenep Naikkan Titik Impas Harga demi Lindungi Petani

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:56 WIB

Pemkab Sumenep Salurkan BLT DBHCHT 2026 kepada 2.600 Buruh Tembakau dan Pekerja Pabrik Rokok

Senin, 27 Juli 2026 - 11:33 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, PPR Sumenep Minta Industri Rokok Maksimalkan Pembelian Tembakau Lokal

Senin, 18 Mei 2026 - 20:48 WIB

Industri Rokok Lokal di Madura Dorong Ekonomi Petani dan Serap Tenaga Kerja

Senin, 18 Mei 2026 - 20:32 WIB

Kehadiran Perusahaan Rokok Lokal Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Petani Tembakau di Sumenep

Berita Terbaru

Opini

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Senin, 3 Agu 2026 - 19:57 WIB