“SDM menjadi kunci di fase ini. Dengan tambahan tenaga kerja, kami ingin memastikan seluruh proses berjalan efektif, stabil, dan sesuai standar,” katanya.
Di sisi lain, perusahaan juga tengah merampungkan pembangunan pabrik baru di Kecamatan Lenteng. Fasilitas tersebut diproyeksikan mulai beroperasi dalam satu hingga dua bulan ke depan.
“Pabrik Lenteng sudah di tahap finalisasi. Jika tidak ada kendala, dalam waktu dekat akan beroperasi dan langsung memperkuat kapasitas produksi,” paparnya.
Haji Adi juga menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis, khususnya dalam menyebarluaskan informasi rekrutmen tenaga kerja.
“Kami berharap media dapat membantu menyampaikan informasi ini secara luas, sehingga masyarakat yang memiliki kompetensi bisa segera memanfaatkan peluang yang ada,” ujarnya.
Selain ekspansi bisnis, Makayasa juga menyiapkan program sosial berkelanjutan, mulai dari bantuan bagi fakir miskin dan anak yatim hingga pembangunan lembaga pendidikan dan pesantren.
“Pertumbuhan perusahaan harus berjalan seiring dengan kontribusi sosial. Itu menjadi komitmen kami,” tegasnya.
Ia menambahkan, industri rokok yang kompetitif membutuhkan sinergi antara pelaku usaha, media, dan masyarakat.
“Kami percaya kolaborasi yang sehat akan mendorong dampak yang tidak hanya ekonomi, tetapi juga sosial,” katanya.
Menutup pernyataannya, ia berharap ekspansi yang dilakukan Makayasa mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Kami ingin tumbuh bersama. Bukan hanya memperkuat perusahaan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya









