Panitia Festival Tong-Tong Dinilai Tak Profesional, Citra Pemkab dan Bupati Sumenep Ikut Tercoreng

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 22:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ia menilai sikap tersebut berpotensi memperburuk persoalan dan mencoreng citra Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Hal ini mencoreng nama baik Pemerintah Kabupaten Sumenep dan nama baik Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Kami sangat kecewa pihak panitia dan dinas terkait lari dari tanggung jawabnya,” tegasnya.

Pelaku seni tersebut menegaskan dirinya tidak meminta perlakuan khusus ataupun kemenangan. Yang dituntut adalah kejelasan, transparansi, dan pertanggungjawaban atas angka penilaian yang sudah terlanjur dipublikasikan kepada masyarakat.

“Saya siap kalah, siap menang. Saya sudah gentleman. Tapi ketika data datang di YouTube dan angka yang muncul justru menimbulkan pertanyaan, saya tanda tanya besar. Dari mana nilai itu? Apakah nilai itu valid atau tidak?” ujarnya.

Baca Juga :  Dies Natalis ke-41, UPI Sumenep Teguhkan Komitmen Berkarya dan Berdampak

Ia meminta panitia maupun Disbudporapar Sumenep tidak menganggap persoalan tersebut sebagai protes biasa yang dapat selesai dengan didiamkan.

“Tolong untuk panitia, entah itu yang kemarin maupun yang sekarang, saya minta pertanggungjawabannya,” tegasnya.

Baginya, persoalan tersebut bukan hanya mengenai uang atau hadiah festival, melainkan menyangkut kehormatan dan hasil kerja keras pelaku seni yang telah menghabiskan waktu, tenaga, biaya, dan gagasan untuk menampilkan karya terbaik.

Baca Juga :  Kembali Sajikan Menu MBG Tak Layak Konsumsi, SPPG Pakamban Laok 2 Membungkam Protes Wali Murid

Media Jatimkita.id telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, dan Ketua Panitia Festival Musik Tong-Tong Kabupaten Sumenep 2026, M. Musni Thamrin, melalui pesan WhatsApp.

Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum ada jawaban resmi dari keduanya terkait polemik nilai penilaian, mekanisme penjurian dekorasi, dugaan ketidaksesuaian angka dengan peringkat, maupun tuntutan pertanggungjawaban yang disampaikan pelaku seni.

Berita Terkait

Bupati Sumenep Ziarah ke Asta Tinggi, Kenang Jasa dan Perjuangan Para Raja
Wabup Sumenep: MEC Bukan Sekadar Karnaval, Tapi Wadah Menjaga Budaya Madura
Nilai Kategori Dekorasi Terbaik Festival Tong-Tong Sumenep Janggal, Profesionalitas Panitia dan Juri Dipertanyakan!
Panitia dan Dewan Juri Dinilai tidak Profesional, Publik Pertanyakan Penilaian Festival Tong Tong se-Madura 2026
Perbankan di Sumenep Didorong Perkuat Modal Usaha dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
‎Workshop Teater Pekan Seni Madura X Jadi Ruang Belajar Lintas Generasi
‎Parade Teater Tutup Pekan Seni Madura X, Suguhkan Refleksi Lingkungan, Mimpi, dan Masa Depan Teknologi
Daul Phuser Bhumih Siap Guncang Karnaval Akbar Madrasah Miftahul Khair di Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Bupati Sumenep Ziarah ke Asta Tinggi, Kenang Jasa dan Perjuangan Para Raja

Senin, 21 September 2026 - 15:30 WIB

Wabup Sumenep: MEC Bukan Sekadar Karnaval, Tapi Wadah Menjaga Budaya Madura

Senin, 7 September 2026 - 22:08 WIB

Panitia Festival Tong-Tong Dinilai Tak Profesional, Citra Pemkab dan Bupati Sumenep Ikut Tercoreng

Senin, 7 September 2026 - 14:28 WIB

Nilai Kategori Dekorasi Terbaik Festival Tong-Tong Sumenep Janggal, Profesionalitas Panitia dan Juri Dipertanyakan!

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

Panitia dan Dewan Juri Dinilai tidak Profesional, Publik Pertanyakan Penilaian Festival Tong Tong se-Madura 2026

Berita Terbaru