Polemik ini kini menjadi ujian bagi panitia dan Disbudporapar Sumenep: apakah akan membuka dan menjelaskan persoalan secara transparan, atau membiarkan tanda tanya publik terus menggantung?
Sebab, ketika sebuah hasil penilaian sudah dipublikasikan kepada masyarakat, maka transparansi dan pertanggungjawaban bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban moral penyelenggara festival.










