Ia menegaskan, keterlibatan TNI dalam kegiatan pendidikan merupakan bagian dari komitmen institusi untuk mendukung lahirnya generasi muda yang tangguh melalui pendekatan edukatif dan humanis.
“TNI tidak hanya memiliki tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga berkewajiban ikut membina generasi penerus. Kolaborasi dengan lembaga pendidikan, khususnya pondok pesantren, menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai persatuan, nasionalisme, dan semangat pengabdian,” tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, Komandan Yonif TP 931/KJ Sumenep bersama jajarannya turut menyerahkan bantuan paket sembako kepada peserta kemah. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus mendukung keberlangsungan kegiatan pembinaan karakter di lingkungan pesantren.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Al-Islamiyah, KH. Ali Jufri Hisyam, menyampaikan apresiasi atas partisipasi Yonif TP 931/KJ Sumenep dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pesantren dan TNI menjadi langkah positif dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan pengetahuan, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap sesama.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Komandan Yonif TP 931/KJ Sumenep beserta seluruh personel yang telah meluangkan waktu untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan motivasi kepada para santri. Kehadiran TNI memberikan teladan tentang pentingnya disiplin, tanggung jawab, nasionalisme, dan semangat mengabdi kepada bangsa,” tuturnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya









