Antrean BBM Subsidi Mengular, Warga Pertanyakan Stok Bahan Bakar di Beberapa SPBU Sumenep Cepat Habis

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

‎Namun secara tiba-tiba petugas menutup akses pengisian dan mengumumkan bahwa stok Pertalite telah habis.

‎”Saya sudah antre hampir tiga jam. Tinggal tiga mobil lagi yang belum mengisi, termasuk kendaraan saya. Tiba-tiba pengisian ditutup dan petugas mengatakan Pertalite habis. Jelas saya sangat kecewa karena waktu dan tenaga kami terbuang sia-sia,” ungkapnya.

‎Ia mengaku harus mencari SPBU lain dengan harapan masih tersedia stok BBM. Namun kondisi serupa juga terjadi di beberapa SPBU lainnya yang dipadati antrean kendaraan.

Baca Juga :  Doakan Sumenep Makin Sejahtera, Bupati Ajak ASN hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah

‎”Kami hanya ingin mendapatkan BBM untuk bekerja dan beraktivitas. Jangan sampai masyarakat yang tertib mengantre justru tidak kebagian, sementara stok cepat habis. Pemerintah harus turun tangan menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.

‎Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah sopir angkutan dan pelaku usaha yang mengaku kehilangan waktu produktif akibat harus mengantre berjam-jam. Mereka menilai kondisi ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga menghambat aktivitas ekonomi di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  SKK Migas dan TNI Perkuat Sinergi Pengamanan Hulu Migas, Kokohkan Ketahanan Energi Nasional

‎Masyarakat mendesak Pertamina, Pemerintah Kabupaten Sumenep, serta aparat penegak hukum untuk melakukan pengawasan lebih ketat terhadap distribusi BBM subsidi. Pengawasan terhadap pengisian menggunakan jeriken dinilai perlu diperketat guna memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

‎Selain itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap pola distribusi Pertalite dan Solar yang belakangan ini sering menimbulkan antrean panjang serta kemacetan di sekitar SPBU.

Berita Terkait

IWO Sumenep Ajak Wartawan dan Mahasiswa Jaga Etika di Tengah Pesatnya Perkembangan AI
Dari Prosesi Arya Wiraraja hingga Musik Tong-Tong, Sumenep Teguhkan Identitas Budaya di KEN 2026
Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Sinergi Pemkab dan DPRD untuk Kemajuan Sumenep
Doakan Sumenep Makin Sejahtera, Bupati Ajak ASN hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah
Pemkab Sumenep Rencanakan Anggaran Pilkada 2029 Sebesar Rp 75 Miliyar
Bupati Fauzi Terbitkan Surat Edaran Jelang Festival Tong-Tong KEN 2026
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Berbusana Santri
Program GEMILANG SKK Migas–KEI di Pagerungan Tuai Apresiasi, Guru Kepulauan Didorong Tingkatkan Kompetensi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:57 WIB

IWO Sumenep Ajak Wartawan dan Mahasiswa Jaga Etika di Tengah Pesatnya Perkembangan AI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Sinergi Pemkab dan DPRD untuk Kemajuan Sumenep

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Doakan Sumenep Makin Sejahtera, Bupati Ajak ASN hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Pemkab Sumenep Rencanakan Anggaran Pilkada 2029 Sebesar Rp 75 Miliyar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Bupati Fauzi Terbitkan Surat Edaran Jelang Festival Tong-Tong KEN 2026

Berita Terbaru