Viral! di Media Sosial, SPPG di Kecamatan Pragaan Diduga Sajikan Ikan Lele Buntung untuk Siswa

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Jatimkita.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi upaya pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi siswa, justru menuai sorotan.

Pasalnya, salah satu sekolah peserta program di Kabupaten Sumenep menyajikan menu yang jauh dari kata layak, hanya berupa lele buntung dan lauk tempe goreng. Sajian Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut untuk saat ini viral di media sosial.

Sejumlah siswa dan guru mengaku kecewa dengan menu tersebut. Ini sudah sudah jelas, dengan adanya menu tersebut. Dapur MBG diduga lahan basa para oknum yang rakus keuntungan tanpa memikirkan

“Anak-anak sampai tidak mau makan. Lele-nya kecil, buntung lagi sama seiris tempe goreng. Ini harus dapat perhatian khusus dari pemerintah. Program prioritas pak Presiden malah dipermainkan,” ujar salah satu guru yang enggan disebut namanya, Rabu (12/11/2025).

Program yang digadang-gadang untuk memperbaiki gizi siswa itu justru dikeluhkan karena dinilai asal-asalan dalam penyediaan menu. Tak hanya lele buntung, beberapa kali juga ditemukan menu yang tidak sesuai dengan panduan gizi yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Dari 89 SPPG, 13 Dilaporkan Cemari Lingkungan: DLH Sumenep Lakukan Inspeksi dan Penindakan

Ibu RA, salah satu wali murid, juga menyoroti lemahnya pengawasan.

“Kalau seperti ini terus, apa gunanya program makan bergizi? Anak-anak malah tidak doyan makan. Harusnya ada pengawasan dari pihak sekolah maupun dinas,” ujarnya dengan nada kesal.

Menu ikan lele buntung yang disajikan oleh pihak MBG mendadak viral dan menyebar luas di berbagai platform media sosial. Foto menu tersebut menimbulkan beragam reaksi dari warganet yang penasaran sekaligus heran dengan tampilan unik hidangan tersebut.

Berita Terkait

THM Mr. Ball Sumenep Kembali Disorot, Event DJ Tetap Digelar di Tengah Polemik
Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam, Yayasan Ambil Alih Klarifikasi: Polemik MBG Pragaan Kian Memanas
Dugaan Siswa Keracunan MBG SPPG Syita Ananta Disangkal Tanpa Rekam Medis, Puskesmas Saronggi Diserang Kritik
Menu MBG Bau Lolos ke Meja Siswa, SPPG Talang Yayasan Syita Ananta Didesak Bertanggung Jawab
Sosok Haji Her di Mata Warga: Penjaga Nafas Ekonomi Tembakau Madura
Kapan Akan Dilakukan Penindakan? Mr. Ball Diduga Jadi Tempat Pesta Miras, Pemkab dan DPRD Sumenep Dinilai Hanya Fokus Pencitraan 
Reuni Alumni MA A 2007 Bata-Bata di Pamekasan, Haul Masyayikh Jadi Perekat Kebersamaan
Keluarga Besar IWO Sumenep Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 21:52 WIB

THM Mr. Ball Sumenep Kembali Disorot, Event DJ Tetap Digelar di Tengah Polemik

Senin, 13 April 2026 - 13:14 WIB

Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam, Yayasan Ambil Alih Klarifikasi: Polemik MBG Pragaan Kian Memanas

Senin, 13 April 2026 - 12:23 WIB

Dugaan Siswa Keracunan MBG SPPG Syita Ananta Disangkal Tanpa Rekam Medis, Puskesmas Saronggi Diserang Kritik

Sabtu, 11 April 2026 - 22:55 WIB

Menu MBG Bau Lolos ke Meja Siswa, SPPG Talang Yayasan Syita Ananta Didesak Bertanggung Jawab

Jumat, 10 April 2026 - 22:00 WIB

Sosok Haji Her di Mata Warga: Penjaga Nafas Ekonomi Tembakau Madura

Berita Terbaru