SUMENEP, Jatim Kita – Kelangkaan BBM jenis Pertalite di Kabupaten Sumenep kembali memicu keresahan masyarakat. Warga mengaku harus mengantre hingga berjam-jam untuk mendapatkan bahan bakar, sementara di tengah panjangnya antrean, muncul dugaan adanya pihak tertentu yang justru memperoleh BBM menggunakan jeriken.
Kondisi tersebut terpantau pada Jumat, 4 September 2026, sekitar pukul 20.44 WIB, di SPBU Pertamina 54.694.03 yang berlokasi di Jl. Raya Sumenep–Pamekasan, Gedungan Barat, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.
Sejumlah video yang diterima media memperlihatkan beberapa jeriken berwarna biru berada di sejumlah titik di sekitar area SPBU. Dalam rekaman lainnya, tampak aktivitas pengisian BBM menggunakan wadah yang diduga jeriken.
Pemandangan tersebut menjadi sorotan lantaran terjadi ketika masyarakat umum justru harus menghadapi antrean kendaraan yang mengular. Warga disebut harus menunggu selama berjam-jam hanya untuk mendapatkan Pertalite.
Ironisnya, di tengah kondisi tersebut, muncul dugaan adanya pihak tertentu yang mendapatkan akses untuk membeli BBM menggunakan jeriken. Bahkan, masyarakat mengaku melihat pengisian menggunakan galon air mineral berkapasitas sekitar lima liter di sela-sela antrean kendaraan.
Rahman, salah seorang warga, mengaku mengalami langsung sulitnya mendapatkan Pertalite di SPBU tersebut.
“Benar, saya kalau mengisi Pertalite antre dulu hingga berjam-jam. Kadang di sela-sela pengisian sepeda ada yang mengisi pakai galon mineral 5 liter,” ujar Rahman.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










