Bupati Sumenep Gaungkan “Bismilah Melayani”, Lampu Jalan di Ikon Kota Justru Mati Total

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Tagline “Bismillah Melayani” yang digaungkan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo kembali diuji. Di saat slogan pelayanan terus dipromosikan, lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Trunojoyo hingga kawasan ikon Tugu “Selamat Datang” justru dibiarkan mati total berhari-hari.

Kawasan yang seharusnya menjadi wajah pertama Kota Sumenep kini tenggelam dalam gelap gulita setiap malam. Ironisnya di pintu masuk kota yang mestinya terang dan representatif, pengendara justru dipaksa melintas dalam kondisi minim penerangan, mempertaruhkan keselamatan mereka sendiri.

“Ini pintu masuk kota. Kalau dibiarkan gelap begini, rawan kecelakaan. Apa harus tunggu korban dulu baru diperbaiki?” keluh Abd. Azis seorang pengendara, Jumat (1/3/2026).

Baca Juga :  Janji Perbaikan MBG SPPG Pakamban Laok 2 Dipertanyakan, Guru Sebut Menu Kembali Tak Karuan

Kondisi ini bukan sekadar soal lampu mati. Ini soal keseriusan pemerintah daerah dalam mengurus hal paling mendasar: penerangan jalan. Jika di titik ikon kawasan “Selamat Datang” saja tak terurus, publik wajar bertanya, bagaimana dengan wilayah lain yang jauh dari sorotan?.

Selain membahayakan pengendara, padamnya PJU juga merusak citra kota. Area tersebut selama ini menjadi spot foto dan simbol kebanggaan warga. Kini, yang tersisa hanya bayangan gelap seakan mencerminkan lemahnya respons terhadap keluhan masyarakat.

Tagline “Bismillah Melayani” semestinya bukan sekadar kalimat manis di baliho dan podium. Pelayanan publik diukur dari tindakan nyata, bukan retorika. Lampu jalan yang mati berhari-hari tanpa penjelasan resmi menunjukkan adanya kelambanan, bahkan pembiaran.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Resmi Lantik 5.224 PPPK Paruh Waktu Formasi 2025

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab padamnya lampu maupun target waktu perbaikan. Ketidakjelasan ini semakin mempertegas kesan bahwa persoalan sederhana pun tak kunjung mendapat prioritas.

Masyarakat menuntut langkah cepat dan konkret. Pemerintah daerah harus segera melakukan pengecekan menyeluruh dan memastikan PJU kembali menyala. Sebab wajah sebuah kota tidak hanya dibangun lewat slogan, tetapi melalui pelayanan nyata yang dirasakan langsung oleh rakyatnya.

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Perkuat Sinergi Pariwisata Lewat Silaturahmi Pelaksana SCE 2026
Satgas MBG Sumenep: Jangan Takut!, Viralkan dan Laporkan Jika Ada Menu Basi di Program Makan Bergizi Gratis
IWO Sumenep Dukung Bupati Fauzi Sidak Dapur MBG, SPPG Nakal Terancam Dilaporkan ke BGN
IWO Sumenep Nilai Penerapan E-Katalog Terlalu Dini dan Dinilai Minim Sosialisasi
Pemkab Sumenep Resmi Lantik 5.224 PPPK Paruh Waktu Formasi 2025
TPT Sumenep Turun Jadi 1,64 Persen, Posisi Tiga Terendah se-Jawa Timur
Memperkuat Tata Kelola Lingkungan, Pemkab Sumenep Berhasil Sulap Sampah Menjadi Energi Nyata
Menumbuhkan Cinta pada Budaya Lokal, Pemkab Sumenep Mewajibkan ASN dan Non Mengenakan Baju Adat Keraton Lengkap 

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:01 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Sinergi Pariwisata Lewat Silaturahmi Pelaksana SCE 2026

Senin, 9 Maret 2026 - 16:23 WIB

Satgas MBG Sumenep: Jangan Takut!, Viralkan dan Laporkan Jika Ada Menu Basi di Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:27 WIB

IWO Sumenep Dukung Bupati Fauzi Sidak Dapur MBG, SPPG Nakal Terancam Dilaporkan ke BGN

Senin, 2 Maret 2026 - 16:17 WIB

IWO Sumenep Nilai Penerapan E-Katalog Terlalu Dini dan Dinilai Minim Sosialisasi

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:12 WIB

Bupati Sumenep Gaungkan “Bismilah Melayani”, Lampu Jalan di Ikon Kota Justru Mati Total

Berita Terbaru