IWO Sumenep Nilai Penerapan E-Katalog Terlalu Dini dan Dinilai Minim Sosialisasi

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026 - 16:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Gelombang penolakan terhadap rencana penerapan sistem e-katalog dalam skema kerja sama publikasi media tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, kian meluas.

Setelah sebelumnya Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Sumenep menyatakan sikap tegas menolak, kini Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep juga menyampaikan keberatan. Kebijakan tersebut dinilai terlalu dini untuk diterapkan karena minim sosialisasi dan belum adanya penjelasan teknis yang komprehensif kepada pelaku media.

Baca Juga :  IWO Sumenep Ajak Wartawan dan Mahasiswa Jaga Etika di Tengah Pesatnya Perkembangan AI

Penolakan itu ditujukan pada rencana penerapan e-katalog dalam pola kemitraan media oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep.

Ketua IWO Sumenep, Imam Mustain R, menegaskan pihaknya belum siap mengikuti skema tersebut. Menurutnya, penerapan sistem e-katalog dalam kerja sama publikasi media tahun 2026 terkesan tergesa-gesa tanpa persiapan matang.

“Kami secara tegas menyatakan belum siap dan menolak penerapan e-katalog dalam kerja sama publikasi media tahun 2026. Sosialisasinya sangat minim, dan kami belum memahami secara utuh bagaimana mekanisme serta sistem penerapannya,” tegasnya, Senin (2/3/2026).

Baca Juga :  Keluarga Besar IWO Sumenep Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Ia menilai, keputusan yang ditandatangani Kepala Diskominfo Sumenep terlalu cepat diberlakukan tanpa dialog komprehensif dengan seluruh organisasi media. IWO mengaku telah melayangkan surat resmi sebagai bentuk keberatan administratif, namun belum mendapat respons yang jelas.

“Kami sudah mengirimkan surat resmi kepada Kominfo Sumenep terkait penolakan anggota kami terhadap sistem e-katalog. Namun hingga saat ini, surat tersebut belum mendapat tanggapan atau tindak lanjut,” ujarnya.

Berita Terkait

Haul Raja-Raja Madura, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Sumenep Rawat Sejarah dan Budaya Leluhur
Pejabat Baru Pemkab Sumenep Diminta Buktikan Amanah dengan Kinerja Nyata
Jalan Jathe Lanjheng Kangean Makin Mulus, Bupati Fauzi: Pembangunan Harus Beri Manfaat Nyata
HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi: Kemerdekaan Harus Terasa hingga Pelosok Sumenep
Banggar DPRD Sumenep Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Sekda, Pembahasan KUA-PPAS 2027 Ditunda
Sidak Satgas MBG Sumenep Ungkap Pelanggaran SPPG, Kepatuhan terhadap Aturan Dipertanyakan
Sidak Satgas MBG Sumenep Bongkar Fakta: Pengelolaan Sampah dan IPAL di 4 SPPG Diduga Tak Sesuai Juknis
Pemkab Sumenep Perkuat Sinergi Pariwisata Lewat Silaturahmi Pelaksana SCE 2026

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Haul Raja-Raja Madura, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Sumenep Rawat Sejarah dan Budaya Leluhur

Senin, 21 September 2026 - 16:23 WIB

Pejabat Baru Pemkab Sumenep Diminta Buktikan Amanah dengan Kinerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Jalan Jathe Lanjheng Kangean Makin Mulus, Bupati Fauzi: Pembangunan Harus Beri Manfaat Nyata

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:57 WIB

HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi: Kemerdekaan Harus Terasa hingga Pelosok Sumenep

Senin, 20 Juli 2026 - 12:43 WIB

Banggar DPRD Sumenep Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Sekda, Pembahasan KUA-PPAS 2027 Ditunda

Berita Terbaru