IWO Sumenep Nilai Penerapan E-Katalog Terlalu Dini dan Dinilai Minim Sosialisasi

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026 - 16:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pria yang akrab disapa Imam Kachonk itu menambahkan, perubahan skema kerja sama publikasi media seharusnya dilakukan secara bertahap melalui sosialisasi menyeluruh agar tidak menimbulkan kegaduhan di kalangan insan pers daerah.

IWO juga mengkritisi terbitnya Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor: 000.3/1/023/2026 tentang penerapan sistem e-katalog dalam skema kerja sama publikasi media. Dalam surat tersebut, seluruh perangkat daerah diwajibkan menyesuaikan mekanisme kerja sama melalui sistem e-katalog sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Banggar DPRD Sumenep Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Sekda, Pembahasan KUA-PPAS 2027 Ditunda

Menurut Imam, substansi surat edaran tersebut perlu ditinjau ulang karena banyak media lokal yang belum siap, baik secara teknis maupun administratif.

“Kami berharap Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dapat meninjau kembali Surat Edaran Nomor: 000.3/1/023/2026 tentang penerapan e-katalog tersebut. Sebab, masih banyak pelaku media di Sumenep yang belum siap,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi, menegaskan bahwa penerapan e-katalog bukan kebijakan pribadi, melainkan bagian dari implementasi regulasi pemerintah pusat yang wajib dijalankan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Dukung Piala AF Sport U-17, Klub Sumenep Diminta Maksimalkan Pembinaan Pemain Muda

“Itu bukan kebijakan saya pribadi. Ada Perpres dan itu merupakan perintah atasan. Saya tidak pernah mengambil keputusan semena-mena. Sebelumnya rekan-rekan media juga sudah kami kumpulkan,” pungkasnya.

Polemik ini diperkirakan akan terus berlanjut apabila tidak ada ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan organisasi media guna mencari solusi yang dapat diterima kedua belah pihak, tanpa mengabaikan regulasi yang berlaku.

Berita Terkait

Haul Raja-Raja Madura, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Sumenep Rawat Sejarah dan Budaya Leluhur
Pejabat Baru Pemkab Sumenep Diminta Buktikan Amanah dengan Kinerja Nyata
Jalan Jathe Lanjheng Kangean Makin Mulus, Bupati Fauzi: Pembangunan Harus Beri Manfaat Nyata
HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi: Kemerdekaan Harus Terasa hingga Pelosok Sumenep
Banggar DPRD Sumenep Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Sekda, Pembahasan KUA-PPAS 2027 Ditunda
Sidak Satgas MBG Sumenep Ungkap Pelanggaran SPPG, Kepatuhan terhadap Aturan Dipertanyakan
Sidak Satgas MBG Sumenep Bongkar Fakta: Pengelolaan Sampah dan IPAL di 4 SPPG Diduga Tak Sesuai Juknis
Pemkab Sumenep Perkuat Sinergi Pariwisata Lewat Silaturahmi Pelaksana SCE 2026

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Haul Raja-Raja Madura, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Sumenep Rawat Sejarah dan Budaya Leluhur

Senin, 21 September 2026 - 16:23 WIB

Pejabat Baru Pemkab Sumenep Diminta Buktikan Amanah dengan Kinerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Jalan Jathe Lanjheng Kangean Makin Mulus, Bupati Fauzi: Pembangunan Harus Beri Manfaat Nyata

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:57 WIB

HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi: Kemerdekaan Harus Terasa hingga Pelosok Sumenep

Senin, 20 Juli 2026 - 12:43 WIB

Banggar DPRD Sumenep Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Sekda, Pembahasan KUA-PPAS 2027 Ditunda

Berita Terbaru