Pemkab Sumenep Resmi Lantik 5.224 PPPK Paruh Waktu Formasi 2025

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 09:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Jatimkita.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep secara resmi melantik 5.224 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu untuk Formasi Tahun Anggaran 2025. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di GOR A. Yani Sumenep pada Senin, 1 Desember 2025, dan menjadi langkah besar daerah dalam memenuhi kebutuhan SDM pelayanan publik.

Acara tersebut diikuti 4.929 peserta secara langsung, sementara 295 peserta lainnya mengikuti secara daring karena bertugas di wilayah kepulauan.

Awalnya, Sumenep mendapat jatah 5.252 formasi PPPK Paruh Waktu dari KemenPANRB. Jumlah tersebut terdiri dari:

Baca Juga :  Doakan Sumenep Makin Sejahtera, Bupati Ajak ASN hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah

1.094 formasi guru

3.093 formasi tenaga teknis

1.065 formasi tenaga kesehatan

Namun setelah proses verifikasi berjenjang oleh BKPSDM dan BKN, jumlah peserta yang lolos penetapan NIP berkurang menjadi 5.224 orang, disebabkan:

5 peserta meninggal dunia

20 peserta mengundurkan diri

3 peserta tidak memenuhi syarat (TMS)

Dengan demikian, 5.224 peserta dinyatakan layak dan resmi dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu Pemkab Sumenep.

Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, menjelaskan bahwa masa perjanjian kerja PPPK Paruh Waktu berlaku selama satu tahun, yaitu 1 Oktober 2025 – 30 September 2026. Kontrak dapat diperpanjang berdasarkan evaluasi dan kebutuhan instansi.

Baca Juga :  IWO Sumenep Dukung Bupati Fauzi Sidak Dapur MBG, SPPG Nakal Terancam Dilaporkan ke BGN

Para pegawai yang baru dilantik diwajibkan mulai melaksanakan tugas setelah menerima Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) terhitung 31 Desember 2025.

Pemkab Sumenep memastikan bahwa gaji PPPK Paruh Waktu akan mulai dibayarkan pada 1 Januari 2026, sesuai alokasi dalam APBD 2026.

Berita Terkait

Haul Raja-Raja Madura, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Sumenep Rawat Sejarah dan Budaya Leluhur
Pejabat Baru Pemkab Sumenep Diminta Buktikan Amanah dengan Kinerja Nyata
Jalan Jathe Lanjheng Kangean Makin Mulus, Bupati Fauzi: Pembangunan Harus Beri Manfaat Nyata
HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi: Kemerdekaan Harus Terasa hingga Pelosok Sumenep
Banggar DPRD Sumenep Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Sekda, Pembahasan KUA-PPAS 2027 Ditunda
Sidak Satgas MBG Sumenep Ungkap Pelanggaran SPPG, Kepatuhan terhadap Aturan Dipertanyakan
Sidak Satgas MBG Sumenep Bongkar Fakta: Pengelolaan Sampah dan IPAL di 4 SPPG Diduga Tak Sesuai Juknis
Pemkab Sumenep Perkuat Sinergi Pariwisata Lewat Silaturahmi Pelaksana SCE 2026

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Haul Raja-Raja Madura, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Sumenep Rawat Sejarah dan Budaya Leluhur

Senin, 21 September 2026 - 16:23 WIB

Pejabat Baru Pemkab Sumenep Diminta Buktikan Amanah dengan Kinerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Jalan Jathe Lanjheng Kangean Makin Mulus, Bupati Fauzi: Pembangunan Harus Beri Manfaat Nyata

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:57 WIB

HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi: Kemerdekaan Harus Terasa hingga Pelosok Sumenep

Senin, 20 Juli 2026 - 12:43 WIB

Banggar DPRD Sumenep Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Sekda, Pembahasan KUA-PPAS 2027 Ditunda

Berita Terbaru