Rugi Puluhan Juta, Pemilik Toko Alam Subur Tuntut Pertanggungjawaban Usai Bangunan Kebanjiran Akibat Proyek Kios Pasar Anom

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Yang hadir hanya pekerja bangunan, itu pun hanya untuk memperbaiki talangan kecil yang dinilai tidak mampu mengatasi debit air. Merasa tidak ada itikad baik dan khawatir kerusakan bertambah, pemilik toko akhirnya memanggil tukang mandiri untuk mengganti talangan dengan ukuran yang lebih layak,” jelasnya.

Pihaknya menilai tindakan pekerja yang memotong galvalum tanpa izin serta pemasangan talangan yang sembarangan sebagai bentuk pelanggaran dan perusakan terhadap properti pribadi, mengingat bangunan toko adalah milik pribadi dan bukan bagian dari kompleks pasar.

Baca Juga :  Seminar Jurnalistik Kupas Ancaman terhadap Jurnalis di Era Digital

Hingga berita ini diturunkan, pemilik toko masih menunggu pertanggungjawaban resmi dari pihak Pasar Anom maupun kontraktor terkait kerugian materil yang dialaminya.

Hingga berita ini diturunkan, Ibnu Hajar, Kepala UPT Pasar Anom Baru Sumenep memberikan tanggapan atas persoalan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui pesan singkat tidak mendapat respon. Sementara pesan yang dikirimkan juga belum dibaca. Sikap tanpa respons ini membuat polemik di lingkungan pasar semakin menjadi perhatian publik, terutama para pedagang yang membutuhkan kejelasan terkait tindakan pemotongan galvalum dan pembangunan kios baru yang menempel pada bangunan toko milik warga.

Baca Juga :  Viral di TikTok, Pembatas Jalan di Sumenep Pilih Hanyut: Warga Bertanya, Dishub ke Mana?

Berita Terkait

Listrik Padam Sejak Magrib, Warga Beringin Timur Kecewa Lambannya Respons PT. PLN (Persero) ULP Ambunten
Viral di TikTok, Pembatas Jalan di Sumenep Pilih Hanyut: Warga Bertanya, Dishub ke Mana?
SMSI Sumenep Matangkan Strategi Hadapi Disrupsi Media Digital
PT BSI Perkuat Komitmen Lingkungan Melalui Reklamasi Progresif Tambang Emas Banyuwangi Berkelanjutan
Raker IWO Sumenep Jadi Ruang Lahirnya Gagasan Segar untuk 2026
Dorong Sumenep Perkuat Ruang Hijau, Medco Energi dan Pemerintah Daerah Tanam 1.300 Pohon di TPA Batuan
Seminar Jurnalistik Kupas Ancaman terhadap Jurnalis di Era Digital
IWO Sumenep dan Universitas PGRI Sumenep Resmi Berkolaborasi: Dorong Kampus Melek Media dan Mahasiswa Terampil Jurnalistik

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:49 WIB

Listrik Padam Sejak Magrib, Warga Beringin Timur Kecewa Lambannya Respons PT. PLN (Persero) ULP Ambunten

Minggu, 21 Desember 2025 - 17:28 WIB

Viral di TikTok, Pembatas Jalan di Sumenep Pilih Hanyut: Warga Bertanya, Dishub ke Mana?

Senin, 15 Desember 2025 - 20:39 WIB

SMSI Sumenep Matangkan Strategi Hadapi Disrupsi Media Digital

Senin, 15 Desember 2025 - 13:36 WIB

PT BSI Perkuat Komitmen Lingkungan Melalui Reklamasi Progresif Tambang Emas Banyuwangi Berkelanjutan

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:10 WIB

Raker IWO Sumenep Jadi Ruang Lahirnya Gagasan Segar untuk 2026

Berita Terbaru

Hukum

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan

Minggu, 25 Jan 2026 - 14:43 WIB