Listrik Padam Sejak Magrib, Warga Beringin Timur Kecewa Lambannya Respons PT. PLN (Persero) ULP Ambunten

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Pemadaman listrik yang terjadi sejak Magrib di Dusun Beringin Timur, Desa Bringin, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, hingga siang hari ini belum juga tertangani. Kondisi tersebut memicu keluhan warga yang menilai respons PT. PLN (Persero) ULP Ambunten lamban dan tidak sigap.

Berdasarkan keterangan masyarakat, aliran listrik padam sejak Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB dan berdampak pada sejumlah rumah warga. Aktivitas masyarakat terganggu, mulai dari kebutuhan penerangan, aktivitas anak sekolah, hingga usaha kecil yang bergantung pada pasokan listrik.

Baca Juga :  DPP APSI: Pers Harus Jadi Penjaga Akal Sehat Publik di Tengah Anomali Penegakan Hukum

Warga mengaku telah menyampaikan pengaduan melalui layanan resmi PLN dengan nomor laporan G5126011406470. Namun hingga kini, belum terlihat adanya petugas yang turun langsung ke lokasi. Status laporan hanya tertulis “dalam penanganan petugas PLN”, tanpa kejelasan waktu perbaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah melapor, tapi sampai sekarang belum ada tindakan. Listrik padam berjam-jam, ini sangat merugikan,” ujar salah satu warga Beringin Timur.

Baca Juga :  Viral di TikTok, Pembatas Jalan di Sumenep Pilih Hanyut: Warga Bertanya, Dishub ke Mana?

Masyarakat menilai lambannya penanganan ini mencerminkan buruknya kualitas pelayanan publik, khususnya di wilayah pedesaan. Warga mendesak PT. PLN (Persero) ULP Ambunten agar lebih tanggap dan bertanggung jawab terhadap keluhan pelanggan, tanpa membedakan wilayah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari PT. PLN (Persero) ULP Ambunten terkait penyebab pemadaman maupun estimasi normalisasi listrik.

Berita Terkait

THM Mr. Ball Sumenep Kembali Disorot, Event DJ Tetap Digelar di Tengah Polemik
Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam, Yayasan Ambil Alih Klarifikasi: Polemik MBG Pragaan Kian Memanas
Sosok Haji Her di Mata Warga: Penjaga Nafas Ekonomi Tembakau Madura
Kapan Akan Dilakukan Penindakan? Mr. Ball Diduga Jadi Tempat Pesta Miras, Pemkab dan DPRD Sumenep Dinilai Hanya Fokus Pencitraan 
Reuni Alumni MA A 2007 Bata-Bata di Pamekasan, Haul Masyayikh Jadi Perekat Kebersamaan
Keluarga Besar IWO Sumenep Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Tiga Ormas Madas Gelar Halalbihalal Sekaligus Launching Bamus Madura
Pererat Kebersamaan Ramadan, SDN Cenlecen 2 Pakong Gelar Buka Puasa Bersama Guru dan Siswa

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 21:52 WIB

THM Mr. Ball Sumenep Kembali Disorot, Event DJ Tetap Digelar di Tengah Polemik

Senin, 13 April 2026 - 13:14 WIB

Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam, Yayasan Ambil Alih Klarifikasi: Polemik MBG Pragaan Kian Memanas

Jumat, 10 April 2026 - 22:00 WIB

Sosok Haji Her di Mata Warga: Penjaga Nafas Ekonomi Tembakau Madura

Senin, 6 April 2026 - 22:03 WIB

Kapan Akan Dilakukan Penindakan? Mr. Ball Diduga Jadi Tempat Pesta Miras, Pemkab dan DPRD Sumenep Dinilai Hanya Fokus Pencitraan 

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:43 WIB

Reuni Alumni MA A 2007 Bata-Bata di Pamekasan, Haul Masyayikh Jadi Perekat Kebersamaan

Berita Terbaru