Tak hanya itu, ia juga menyampaikan sikap tegas terhadap anggota yang tidak lagi menunjukkan kepedulian terhadap organisasi.
“Jika ada yang sudah acuh dan merasa tidak lagi sejalan dengan proses yang kita bangun, dengan lapang hati kami persilakan untuk mundur. Bukan karena marah, tetapi agar organisasi ini tetap sehat, efektif, dan tidak terbebani oleh mereka yang tidak ingin terlibat,” tandasnya.
Di akhir sambutannya, Imam mengajak seluruh anggota IWO untuk menjadikan Raker 2026 sebagai langkah awal penguatan organisasi.
“Mari kita menjadikan raker ini sebagai pijakan untuk berproses lebih matang sebagai organisasi kewartawanan. Kita punya tanggung jawab moral untuk menjaga integritas profesi dan tanggung jawab sosial untuk memberi manfaat bagi Sumenep,” pungkasnya.
Dengan semangat baru dan perumusan program yang lebih terarah, Raker 2026 IWO Sumenep diharapkan melahirkan gerak organisasi yang lebih solid, progresif, dan berdaya guna bagi pembangunan Kota Keris.









