Konflik Kios Pasar Anom Memanas: Pekerjaan Kontraktor Jadi Sumber Perselisihan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Jatimkita.id — Sengketa antar pemilik kios di kawasan Pasar Anom kembali mencuat setelah salah satu pihak menuntut ganti rugi atas pemotongan atap kios yang dilakukan tukang bangunan. Persoalan ini bermula dari pembangunan tembok kios yang berdempetan dengan kios lainnya, sehingga terjadi penyesuaian konstruksi di lokasi.

Idham Kholid, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Sumenep menjelaskan bahwa tindakan pemotongan atap milik kios sebelah dilakukan karena kondisi lapangan mengharuskan demikian. Menurutnya, batas tanah kedua kios memang saling berdempetan sehingga pembangunan tembok baru tidak bisa dilakukan tanpa menyesuaikan overhang atap yang menjorok.

Baca Juga :  Listrik Padam Sejak Magrib, Warga Beringin Timur Kecewa Lambannya Respons PT. PLN (Persero) ULP Ambunten

“Memang kami menyuruh tukang untuk memotong bagian atap mereka. Alasannya karena batas tanah kios kami berdempetan. Kalau tidak dipotong, temboknya tidak bisa ditinggikan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa tuntutan ganti rugi yang dilayangkan pemilik kios sebelah tidak seharusnya ditujukan kepadanya, karena proses teknis di lapangan sepenuhnya dikerjakan oleh pihak ketiga.

Baca Juga :  Diduga tidak Sesuai Standar Menu, Dapur MBG di Pragaan Tuai Protes dari Berbagai Kalangan

“Untuk teknis di lapangan silakan ditanyakan langsung kepada kontraktor sebagai pihak ketiga. Soal tuntutan ganti rugi bukan hak kami, karena pekerjaan dilakukan oleh mereka,” tambahnya.

Menariknya, ia mengungkap bahwa selama bertahun-tahun kiosnya justru selalu terkena jatuhan air dari atap kios sebelah, namun ia tidak pernah mempermasalahkannya.

“Sejak bertahun-tahun air dari atap mereka jatuh ke kios kami, tapi kami tidak pernah mempersoalkan. Giliran sekarang terjadi seperti ini, justru mereka menuntut ganti rugi,” ujarnya.

Berita Terkait

Reuni Alumni MA A 2007 Bata-Bata di Pamekasan, Haul Masyayikh Jadi Perekat Kebersamaan
Keluarga Besar IWO Sumenep Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Tiga Ormas Madas Gelar Halalbihalal Sekaligus Launching Bamus Madura
Pererat Kebersamaan Ramadan, SDN Cenlecen 2 Pakong Gelar Buka Puasa Bersama Guru dan Siswa
SMSI Sumenep dan Ar-Raudah Computer Berbagi 500 Takjil untuk Warga Binaan Rutan Klas IIB
Puncak HPSN 2026 DLH Sumenep Gelar Aksi Bersih dan Penanaman Pohon di Jalan Lingkar Timur
Spektakuler! Ribuan Peserta Ikuti JJS HUT ke-3 KanalNews.id 
UKM Sanggar Lentera Sabet Dua Penghargaan Ormawa Awards Dies Natalis ke-41 UPI Sumenep

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:43 WIB

Reuni Alumni MA A 2007 Bata-Bata di Pamekasan, Haul Masyayikh Jadi Perekat Kebersamaan

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:25 WIB

Keluarga Besar IWO Sumenep Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:41 WIB

Pererat Kebersamaan Ramadan, SDN Cenlecen 2 Pakong Gelar Buka Puasa Bersama Guru dan Siswa

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:05 WIB

SMSI Sumenep dan Ar-Raudah Computer Berbagi 500 Takjil untuk Warga Binaan Rutan Klas IIB

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:46 WIB

Puncak HPSN 2026 DLH Sumenep Gelar Aksi Bersih dan Penanaman Pohon di Jalan Lingkar Timur

Berita Terbaru