DKPP Sumenep Bersama BPP Dasuk Terapkan Inovasi Tumpang Sari untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Ekonomi Para Petani 

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Program di Dasuk ini sangat baik. Lahan menjadi lebih produktif dan memberi tambahan pendapatan bagi petani,” tuturnya.

Menurut pria yang akrab dipanggil Pak Inong ini menjelaskan, tumpang sari bukan hal baru bagi sebagian petani, namun kini diterapkan dengan pendekatan lebih modern dan terarah. Pemanfaatan pekarangan dan area sekitar tanaman mente untuk menanam padi telah terbukti meningkatkan efektivitas lahan dan nilai ekonomi panen.

DKPP menargetkan pola sukses di Dasuk dapat direplikasi di kecamatan lainnya. Pada akhir bulan ini, program serupa akan mulai didorong di Batang-batang, Dungkek, hingga Siwalan, dengan kombinasi tanaman padi dan kelapa.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Hadiri Panen Raya Padi Musim Tanam Ke-3 di Kecamatan Dungkek

 

Dorong Ketahanan Pangan dan Pendapatan Petani

 

Selain mendorong peningkatan produksi, program tumpang sari juga diharapkan menjadi instrumen penguatan ketahanan pangan keluarga, terutama bagi petani kecil yang selama ini mengandalkan satu jenis komoditas. Dengan diversifikasi tanaman, petani memiliki lebih banyak sumber pendapatan dalam satu periode tanam.

“Tumpang sari tidak hanya meningkatkan hasil, tetapi juga menjaga tanah tetap sehat. Kami ingin petani Sumenep menuju pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan,” tambah Chainur.

Baca Juga :  Dana BUMDes Diduga Dibancak, Kades Meddelan Bungkam dan Blokir Wartawan

DKPP Sumenep menargetkan program tumpang sari dapat diterapkan di seluruh kecamatan pada tahun 2026 melalui sinergi kelompok tani dan lembaga penyuluhan. Pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan berupa bantuan benih dan penguatan kelembagaan untuk mempercepat perluasan program.

Dengan langkah ini, DKPP optimistis produktivitas pertanian Sumenep akan meningkat signifikan dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi para petani.

Berita Terkait

Listrik Padam Sejak Magrib, Warga Beringin Timur Kecewa Lambannya Respons PT. PLN (Persero) ULP Ambunten
Viral di TikTok, Pembatas Jalan di Sumenep Pilih Hanyut: Warga Bertanya, Dishub ke Mana?
SMSI Sumenep Matangkan Strategi Hadapi Disrupsi Media Digital
PT BSI Perkuat Komitmen Lingkungan Melalui Reklamasi Progresif Tambang Emas Banyuwangi Berkelanjutan
Raker IWO Sumenep Jadi Ruang Lahirnya Gagasan Segar untuk 2026
Dorong Sumenep Perkuat Ruang Hijau, Medco Energi dan Pemerintah Daerah Tanam 1.300 Pohon di TPA Batuan
Seminar Jurnalistik Kupas Ancaman terhadap Jurnalis di Era Digital
IWO Sumenep dan Universitas PGRI Sumenep Resmi Berkolaborasi: Dorong Kampus Melek Media dan Mahasiswa Terampil Jurnalistik

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:49 WIB

Listrik Padam Sejak Magrib, Warga Beringin Timur Kecewa Lambannya Respons PT. PLN (Persero) ULP Ambunten

Minggu, 21 Desember 2025 - 17:28 WIB

Viral di TikTok, Pembatas Jalan di Sumenep Pilih Hanyut: Warga Bertanya, Dishub ke Mana?

Senin, 15 Desember 2025 - 20:39 WIB

SMSI Sumenep Matangkan Strategi Hadapi Disrupsi Media Digital

Senin, 15 Desember 2025 - 13:36 WIB

PT BSI Perkuat Komitmen Lingkungan Melalui Reklamasi Progresif Tambang Emas Banyuwangi Berkelanjutan

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:10 WIB

Raker IWO Sumenep Jadi Ruang Lahirnya Gagasan Segar untuk 2026

Berita Terbaru

Hukum

Proyek Siluman Kembali Gentayangan di Desa Meddelan

Minggu, 25 Jan 2026 - 14:43 WIB