Bagi masyarakat Kepulauan Kangean, membaiknya kondisi jalan bukan sekadar perubahan pada permukaan infrastruktur. Jalan merupakan urat nadi yang menopang mobilitas warga, distribusi kebutuhan pokok, aktivitas ekonomi, akses pendidikan dan kesehatan, hingga kelancaran pelayanan pemerintahan.
Perbaikan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan. Dengan konektivitas yang semakin baik, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan efisien.
Di tengah keterbatasan fiskal serta penyesuaian anggaran, pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara bertahap berdasarkan kebutuhan dan skala prioritas. Karena itu, perbaikan ruas jalan yang memiliki peran penting bagi konektivitas masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat konektivitas serta produktivitas daerah.
“Jalan yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi barang, mendukung kegiatan ekonomi, serta mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan. Karena itu, pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat nyata,” tegasnya saat dikonfirmasi Tim Media ini.
Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya mengarahkan pembangunan berdasarkan kebutuhan masyarakat dengan tetap mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya










