“Kami memahami masih banyak kebutuhan pembangunan yang harus ditangani, baik di daratan maupun kepulauan. Pemerintah tidak mungkin menyelesaikan seluruh kebutuhan tersebut dalam waktu yang bersamaan,” ujarnya.
Karena itu, kata Fauzi, penentuan skala prioritas menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan daerah.
“Penentuan prioritas dan pembangunan secara bertahap menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah. Yang terpenting, perhatian terhadap wilayah kepulauan tetap menjadi bagian dari kebijakan pembangunan Kabupaten Sumenep,” tambahnya.
Perubahan kondisi Jalan Jathe Lanjheng menunjukkan bahwa manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung masyarakat, tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran atau panjang ruas jalan yang dikerjakan.
Bagi masyarakat, pembangunan akan terasa ketika perjalanan menjadi lebih nyaman, waktu tempuh lebih efisien, kendaraan lebih mudah melintas, serta aktivitas ekonomi dan sosial tidak lagi terlalu terkendala oleh kondisi jalan.
Unggahan Auva menjadi salah satu potret respons masyarakat terhadap perubahan tersebut. Jalan yang sebelumnya identik dengan lubang kini tampil lebih mulus, menghadirkan rasa lega sekaligus harapan agar peningkatan infrastruktur di wilayah kepulauan terus berlanjut.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Sumenep tidak berhenti pada perbaikan Jalan Jathe Lanjheng, tetapi juga memperluas pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur ke sejumlah ruas jalan lain di Kepulauan Kangean maupun wilayah kepulauan lainnya.
Sebab, pemerataan pembangunan bukan hanya tentang membangun jalan, melainkan memastikan masyarakat di seluruh penjuru Sumenep memiliki akses yang semakin baik untuk bergerak, bekerja, belajar, berdagang, memperoleh pelayanan, dan meningkatkan kesejahteraan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya










