Jika kritik dijawab dengan keterbukaan dan evaluasi, kepercayaan publik akan tumbuh. Namun jika kritik justru direspons dengan sikap defensif dan pendekatan non-institusional, maka yang dipertaruhkan bukan sekadar citra pejabat, melainkan keberlangsungan program dan keselamatan anak-anak sekolah di Kabupaten Sumenep.









