Skandal Dugaan Setoran PKBM Garut Mencuat, Dana Diduga Mengalir ke Tipikor

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, Jatimkita.id – Audiensi di ruang DPRD Kabupaten Garut yang digelar Jumat, 27 Februari 2026, berakhir tanpa jawaban. Forum yang diharapkan menjadi titik terang atas dugaan praktik uang “pengkondisian” justru menemui jalan buntu setelah dua saksi kunci, Dani dan Entang Suratmana, tidak hadir. Pertemuan itu hanya menghasilkan satu kesepakatan: audiensi akan dijadwalkan ulang.

Kebuntuan tersebut justru mempertegas besarnya perhatian publik terhadap isu yang menyeret dugaan keterlibatan Unit Tipikor Polres Garut. Dua nama, Uleh dan Dani, disebut berada di lingkar inti persoalan yang kini mencuat di lingkungan Pendidikan Nonformal Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Terbongkar Saat Live! SPPG Lebeng Timur Diduga Langgar Juknis MBG, Admin Panik Saat Susu Coklat Dipersoalkan

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Entang Suratmana, Kepala PKBM Pasir Jati, menjadi salah satu sumber awal munculnya dugaan praktik tersebut. Ia mengaku diminta menyiapkan uang dengan nominal puluhan juta rupiah.

Menurut Entang, permintaan itu disampaikan oleh Uleh yang disebut sebagai Ketua Forum PKBM Kabupaten Garut.

“Yang menyarankan saya menyiapkan uang 20 sampai 25 juta itu Pak Uleh, Ketua Forum. Saya baru memberikan 2 juta kepada Pak Dani melalui transfer,” ujar Entang.

Baca Juga :  Di Balik Dalih “Evaluasi”, SPPG Pakamban Laok 2 Ternyata Disuspend BGN

Aliran dana kemudian disebut mengarah kepada Dani. Sosok yang dikenal sebagai mantan Sekretaris Jenderal Forum PKBM Kabupaten Garut itu diduga menjadi pihak yang menerima uang.

Entang menyebut, Dani mengatakan uang tersebut akan diserahkan kepada Unit Tipikor Polres Garut agar persoalan yang didugakan terhadapnya dapat diselesaikan.

“Uang 2 juta dari saya itu kata Pak Dani akan ditambahkan lalu diberikan ke Tipikor,” kata Entang.

Berita Terkait

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep
Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan
Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik
Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum
Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas
SPPG Pakamban Laok 2 Disuspend BGN, Tokoh Pemuda Desak Audit Total Program MBG
Alarm Bahaya MBG di SPPG Lenteng Barat: Makanan Diduga Busuk Lolos dari Pengawasan
Masa Lalu Korupsi Kembali Mencuat, Kepala Diskominfo Sumenep Pernah Duduk di Kursi Terdakwa

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:32 WIB

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:19 WIB

Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:43 WIB

Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik

Senin, 9 Maret 2026 - 14:59 WIB

Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:54 WIB

Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas

Berita Terbaru