Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang wali murid berinisial NS mengaku terkejut melihat isi paket yang diterima anaknya. Ia bahkan harus mengantar anaknya datang ke sekolah meski sedang libur hanya untuk mengambil paket MBG tersebut.

“Ini anak kami dapat MBG tapi sekolah libur, jadi anak kami terpaksa ke sekolah. Nyatanya porsi MBG yang diterima anak kami sungguh di luar dugaan,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, kritik yang disampaikan bukan bentuk ketidakbersyukuran, melainkan bentuk kekecewaan karena menu yang diberikan dinilai tidak sebanding dengan program yang digembar-gemborkan sebagai pemenuhan gizi anak.

Baca Juga :  Diduga Lalai dan Kejar Untung, Menu MBG SPPG Jambu Dikecam Wali Murid

“Bukan kami kurang bersyukur, tapi menunya tidak terukur. Kalau seperti ini terus, lebih baik dapurnya ditutup saja daripada berulang seperti sebelumnya,” tegasnya.

Keluhan serupa juga disampaikan seorang guru berinisial A. Ia mempertanyakan kebijakan pembagian makanan yang dirapel untuk tiga hari, namun dengan komposisi yang dinilai tidak layak.

“Dan terjadi lagi, roti yang mudah basi dibagikan lagi. Walaupun produk UMKM, yang utama seharusnya tetap kualitas gizi,” katanya.

Ia juga menyoroti jatah susu yang hanya satu kotak untuk konsumsi tiga hari.

Baca Juga :  Phuser Bhumi Asli Cenlecen Bawa Pulang Tiga Piala pada Festival Tongtong Sumenep

“Susu juga cuma satu kotak untuk tiga hari. Saya kira MBG yang dibagikan rasa-rasanya malah seperti kejar THR,” sindirnya.

Sorotan terhadap pelaksanaan program MBG sebelumnya juga pernah disampaikan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional RI, Sony Sonjaya. Dalam sebuah inspeksi mendadak (sidak) di dapur SPPG Bandung yang diunggah melalui akun TikTok pribadinya @sony.sonjayass36, ia menegaskan pentingnya transparansi harga dalam setiap menu yang disajikan.

Berita Terkait

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep
Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik
Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum
Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas
Skandal Dugaan Setoran PKBM Garut Mencuat, Dana Diduga Mengalir ke Tipikor
SPPG Pakamban Laok 2 Disuspend BGN, Tokoh Pemuda Desak Audit Total Program MBG
Alarm Bahaya MBG di SPPG Lenteng Barat: Makanan Diduga Busuk Lolos dari Pengawasan
Masa Lalu Korupsi Kembali Mencuat, Kepala Diskominfo Sumenep Pernah Duduk di Kursi Terdakwa

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:32 WIB

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:19 WIB

Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:43 WIB

Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik

Senin, 9 Maret 2026 - 14:59 WIB

Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:54 WIB

Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas

Berita Terbaru