Langkah tersebut menunjukkan bahwa Pemkab Sumenep tidak ingin kebutuhan infrastruktur transportasi di wilayah kepulauan berhenti pada pengajuan administratif. Pemerintah daerah berupaya memastikan setiap usulan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat mendapatkan tindak lanjut dari pemerintah pusat.
“Ini yang menjadi prioritas kita agar seluruh penyeberangan itu berjalan dengan lancar,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Achmad Fauzi ditemui langsung Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Muhammad Masyhud, S.T., M.T. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara Pemkab Sumenep dan Kementerian Perhubungan dalam pengembangan sektor transportasi laut.
Bupati menegaskan, penguatan konektivitas laut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan yang lebih merata, terutama bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan jalur laut sebagai akses utama menuju daratan.
“Harapan kita, kolaborasi dengan Kementerian Perhubungan menjadi bagian dari cara kita untuk melayani masyarakat Kabupaten Sumenep, khususnya masyarakat di kepulauan yang hari ini memang membutuhkan akses pelayaran dari kepulauan ke daratan ataupun dari daratan ke kepulauan,” pungkasnya.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Achmad Fauzi didampingi Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Perkimhub), Komisaris Sumekar Line, Hosnan Abrori selaku anggota DPRD Sumenep dari Dapil 7, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta Kepala KSOP Kelas IV Kalianget Azwar Anas.
Halaman : 1 2










