Video Ungkap Banyak Menu MBG Tak Dikonsumsi, Sekolah Sebut Hanya Empat Paket Dikembalikan 

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 21:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi ini menegaskan pentingnya keterbukaan informasi dan evaluasi menyeluruh agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih optimal, efektif, dan tepat sasaran, khususnya di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap program nasional tersebut.

Meski demikian, pihak sekolah menyatakan sikap terbuka terhadap kritik dan masukan. Didik Santoso berharap polemik ini dapat menjadi bahan evaluasi bersama bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Kami berharap persoalan ini menjadi evaluasi bersama. Tujuan utama Program MBG adalah pemenuhan gizi anak-anak. Ke depan, kami berharap menu yang disajikan lebih variatif dan semakin sesuai dengan selera siswa,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepala Desa dan Dana BUMDes: Dari Amanah ke Dugaan Penyimpangan

Ia juga menegaskan komitmen MTsN 3 Saronggi untuk terus mendukung Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan dan kualitas gizi peserta didik.

“Kami mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis dan berharap semua pihak dapat melihat persoalan ini secara utuh agar program ini terus berjalan lebih baik dan memberikan manfaat maksimal bagi siswa,” pungkasnya.

Baca Juga :  Kurban Iduladha 2026: Jangan Sampai Dana Negara dan BUMN Menjadi Alat Politik di Madura

Sebelumnya diberitakan, Program Makan Bergizi Gratis menjadi sorotan setelah video yang beredar luas memperlihatkan banyak menu MBG, berupa nasi putih, olahan telur, tempe, sayuran, dan buah pisang, dalam kondisi masih utuh.

Dalam rekaman tersebut, terlihat sebagian siswa hanya mengonsumsi buah pisang, sementara nasi dan lauk pauk tidak disentuh, sehingga memunculkan kekhawatiran terkait potensi pemborosan makanan apabila menu tidak sesuai dengan kebiasaan konsumsi siswa.

Berita Terkait

MBG Berulat di SDN II Paberasan, SPPG Kolor 1 Diduga Lalai Penuhi Standar Keamanan Pangan
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Mendapatkan Layanan Spesialis
Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, RSUD Sumenep Prioritaskan Pelayanan Kesehatan Humanis
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Jalani Survei Akreditasi KARS, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan
Penelitian ACCESS Ungkap Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis bagi Anak di Pamekasan
Dugaan Siswa Keracunan MBG SPPG Syita Ananta Disangkal Tanpa Rekam Medis, Puskesmas Saronggi Diserang Kritik
Menu MBG Bau Lolos ke Meja Siswa, SPPG Talang Yayasan Syita Ananta Didesak Bertanggung Jawab
Ramadhan Penuh Makna, Driver Ambulance dan Relawan Sumenep Bagikan 120 Takjil dan Gelar Buka Bersama 

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:57 WIB

MBG Berulat di SDN II Paberasan, SPPG Kolor 1 Diduga Lalai Penuhi Standar Keamanan Pangan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:10 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Mendapatkan Layanan Spesialis

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, RSUD Sumenep Prioritaskan Pelayanan Kesehatan Humanis

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Jalani Survei Akreditasi KARS, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:37 WIB

Penelitian ACCESS Ungkap Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis bagi Anak di Pamekasan

Berita Terbaru