Diterpa Kritik Tajam: Dapur MBG Nuris Dinilai Langgar Standar Sertifikasi Buah Mentah hingga Menu Tak Layak Terungkap

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Jatimkita.id – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah pengelolaan Yayasan Nurul Islam Dasuk Laok, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep kini menjadi sorotan tajam.

Sejumlah siswa dan orang tua mengeluhkan kualitas makanan yang disajikan dalam beberapa hari terakhir. Menu yang diberikan dinilai tidak sesuai standar gizi, tidak menarik, dan bahkan dianggap tidak layak konsumsi.

Keluhan bermula dari hidangan harian yang disebut makin tidak jelas komposisinya. Makanan yang dibagikan kepada siswa terlihat seperti nasi bungkus murah yang beredar di pasaran, meskipun dapur MBG seharusnya dikelola oleh chef, ahli gizi, dan food handler bersertifikat.

Baca Juga :  Pernyataan Kontroversial Kepala SPPG Guluk-Guluk Dinilai Provokatif dan Berpotensi Langgar Aturan Presiden RI

Masalah semakin mencuat ketika buah-buahan yang dibagikan tidak memenuhi standar kelayakan konsumsi. Pada hari sebelumnya, banyak siswa menerima pisang dalam kondisi mentah. Pada hari-hari lain, semangka tampak pucat dan tidak segar, sementara jeruk dinilai masih belum siap makan.

“Seharusnya dapur MBG itu kreatif dan memperhatikan standar gizi. Tapi kalau menu dan buah yang dibagikan seperti ini, apa gunanya tenaga profesional yang katanya bersertifikat?,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya, Senin (1/12/2025).

Baca Juga :  SPPG Guluk-Guluk Diduga Bohongi Publik, Foto Menu di TikTok Tak Sesuai dengan Fakta di Lapangan

Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan menekan angka stunting dan meningkatkan gizi pelajar. Namun, kenyataan di lapangan, khususnya di dapur MBG Yayasan Nurul Islam Dasuk Laok, justru menunjukkan indikasi ketidaksesuaian dengan standar mutu yang telah ditetapkan pemerintah.

Berita Terkait

Ramadhan Penuh Makna, Driver Ambulance dan Relawan Sumenep Bagikan 120 Takjil dan Gelar Buka Bersama 
RS Baghraf Health Care Resmi Layani BPJS Kesehatan, Akses Layanan Warga Sumenep Kian Luas
Video Ungkap Banyak Menu MBG Tak Dikonsumsi, Sekolah Sebut Hanya Empat Paket Dikembalikan 
Menu Kering MBG SPPG Rubaru Disoal: Program Gizi Negara Terancam Jadi Formalitas Administratif
Menu MBG di MTsN Saronggi Ditinggalkan Siswa, Video “Mubadzir” Meledakkan Kritik Publik
Pernyataan Kontroversial Kepala SPPG Guluk-Guluk Dinilai Provokatif dan Berpotensi Langgar Aturan Presiden RI
SPPG Guluk-Guluk Diduga Bohongi Publik, Foto Menu di TikTok Tak Sesuai dengan Fakta di Lapangan
Sertifikat Chef, Ahli Gizi dan Food Handler MBG Guluk-guluk Dipertanyakan, Menu Ikan Selimut Tepung dan Kuah Daun Kelor Tuai Protes

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:56 WIB

Ramadhan Penuh Makna, Driver Ambulance dan Relawan Sumenep Bagikan 120 Takjil dan Gelar Buka Bersama 

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:29 WIB

RS Baghraf Health Care Resmi Layani BPJS Kesehatan, Akses Layanan Warga Sumenep Kian Luas

Senin, 15 Desember 2025 - 21:24 WIB

Video Ungkap Banyak Menu MBG Tak Dikonsumsi, Sekolah Sebut Hanya Empat Paket Dikembalikan 

Senin, 15 Desember 2025 - 13:51 WIB

Menu Kering MBG SPPG Rubaru Disoal: Program Gizi Negara Terancam Jadi Formalitas Administratif

Kamis, 11 Desember 2025 - 15:46 WIB

Menu MBG di MTsN Saronggi Ditinggalkan Siswa, Video “Mubadzir” Meledakkan Kritik Publik

Berita Terbaru