Wali Murid Diminta Diam Oleh SPPG Pakamban Laok, Sejumlah Siswa di Pragaan Sumenep Alami Diare

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan. Sejumlah siswa di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dilaporkan mengalami diare (mencret) setelah mengonsumsi menu MBG yang disuplai oleh SPPG Pakamban Laok 2 Yayasan Bumi Asfan Abadi.

Dugaan tersebut mencuat dari pengakuan wali murid yang menyebut anaknya mengalami diare usai menyantap menu MBG berupa ayam bakar yang diduga tidak matang sempurna, pada Selasa, 21 Januari 2026.

Ironisnya, wali murid tersebut mengaku memilih bungkam karena merasa terintimidasi dan takut jika melaporkan kejadian itu secara terbuka.

Baca Juga :  Skandal MBG Pakamban Laok 2 : Roti Diduga Berjamur Lolos Distribusi, SPPI Dituding Lepas Tanggungjawab

“Anak saya mencret setelah makan MBG. Tapi saya takut melapor karena diminta supaya tidak meramaikan kejadian itu,” ungkap wali murid berinisial MF, Senin (27/1/2026).

Pengakuan serupa juga datang dari lingkungan sekolah. Salah satu pihak internal membenarkan bahwa kasus diare memang sempat terjadi di kalangan siswa setelah menyantap MBG.

Seorang guru yang enggan disebutkan namanya bahkan menyebut, sejak awal ia sudah meragukan kualitas dapur SPPG Pakamban Laok 2.

Baca Juga :  Dinilai Bermasalah, Aktivis Muda Sumenep Pertanyakan Legalitas dan Kinerja SPPG Saronggi

“Saya memang sejak awal sudah merasa risih dengan dapur di Pakamban Laok itu. Dua hari pertama menunya langsung ayam kering tanpa sambal, porsinya kecil sekali,” ujarnya.

“Kemarin sampai ada siswa yang mencret. Ini sudah parah,” tambahnya tegas.

Fakta-fakta tersebut memperkuat dugaan bahwa kualitas, kelayakan, dan keamanan menu MBG dari dapur SPPG Pakamban Laok 2 patut dipertanyakan, mulai dari variasi menu, porsi, hingga standar higienitas dan keamanan pangan.

Berita Terkait

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep
Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan
Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik
Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum
Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas
Skandal Dugaan Setoran PKBM Garut Mencuat, Dana Diduga Mengalir ke Tipikor
SPPG Pakamban Laok 2 Disuspend BGN, Tokoh Pemuda Desak Audit Total Program MBG
Alarm Bahaya MBG di SPPG Lenteng Barat: Makanan Diduga Busuk Lolos dari Pengawasan

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:32 WIB

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:19 WIB

Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:43 WIB

Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik

Senin, 9 Maret 2026 - 14:59 WIB

Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:54 WIB

Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas

Berita Terbaru