Sumenep, Jatimkita.id – Sikap tidak profesional kembali dipertontonkan oleh Kepala Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan Nurul Islam Dasuk Laok. Saat jurnalis melakukan konfirmasi terkait keluhan wali murid dan guru mengenai dugaan sajian menu yang tidak layak, yang bersangkutan justru melontarkan tuduhan yang menyesatkan dan tidak berdasar.
Kepala Dapur MBG yayasan Nurul Islam Dasuk Laok, yang akrab dipanggil Darul Qudni dilayar Whatshappnya saat dikonfirmasi terkait keluhan salah satu wali murid dan salah satu guru, pihaknya bukan memberikan data atau penjelasan konkrit, akan tetapi malah dengan nada menyalahkan dan meremehkan tugas jurnalistik.
“Kalo buat berita mbok yo sesuaikan mas, jangan dibuat-buat,” tulisnya.
Ketika jurnalis menjelaskan bahwa informasi berdasar pada laporan wali murid, ia kembali mempertanyakan keaslian foto dan bahkan melontarkan tuduhan personal:
“Cari uang sampean ya?,” ujarnya.
Tuduhan tersebut tidak hanya dianggap melenceng dari konteks klarifikasi, tetapi juga dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap profesi jurnalis yang bekerja berdasarkan aduan publik dan menjalankan kewajiban konfirmasi sesuai kode etik.
Jurnalis yang bersangkutan dengan tegas membantah tuduhan itu dan menjawab:
“Kalau tidak benar ya jawab tidak benar, bapak. Ini saya kan konfirmasi. Ini maksud bapak ‘cari uang’ bagaimana? Ini bisa saya proses, bapak,” tuturnya.
Percakapan itu memperlihatkan bagaimana Kepala Dapur MBG terkesan defensif, menghindari klarifikasi substansi, dan justru menyerang pribadi jurnalis.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









