“Mereka hanya menyampaikan tugasnya mengantar. Tidak tahu soal kualitas, tidak tahu soal standar. Ini menunjukkan pengawasan yang sangat lemah,” tambahnya.
Penolakan serupa disampaikan salah satu wali murid berinisial IF, yang menyoroti kondisi buah pepaya dalam paket MBG yang dinilai tidak segar dan tidak layak konsumsi.
“Ini disebut makanan bergizi? Pepayanya kecil, layu, dan sudah tidak pantas dimakan anak saya. Kalau seperti ini, lebih baik dikembalikan,” ujarnya dengan nada kecewa.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak SPPG Pakamban Laok 2 Yayasan Bumi Asfan Abadi belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan WhatsApp tidak mendapatkan respons.
Halaman : 1 2









