Menu Dinilai Minim Gizi dan Tak Layak, Wali Murid RA HT Sumenep Tolak Program MBG

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan SPPG Pakamban Laok 2 di bawah Yayasan Bumi Asfan Abadi menuai penolakan keras dari para wali murid RA Hidayatut Thalibin (RA HT). Alih-alih menunjang pemenuhan gizi anak usia dini, bantuan tersebut justru dinilai tidak layak, miskin nutrisi, dan terkesan asal dibagikan.

Kepala RA HT, Siti Maysaroh, menegaskan seluruh wali murid sepakat mengembalikan paket MBG karena menu yang diterima jauh dari standar gizi anak usia dini.

Baca Juga :  Warga Resmi Seret Kasus Pemotongan Bantuan PKH di Pakondang ke Meja Kejari Sumenep

“Semua wali murid menolak. Isinya hanya roti, susu kotak cokelat, dan tiga sampai empat iris pepaya. Itu pun datang terlambat. Menu seperti ini sama sekali tidak mencerminkan program makanan bergizi, apalagi untuk anak-anak,” tegasnya, Sabtu (31/1/2026).

Ia menambahkan, penolakan tersebut bukan sekadar bentuk ketidakpuasan, melainkan kritik serius terhadap kualitas dan keseriusan pelaksana program.

“Wali murid menegaskan, mereka bukan orang yang kelaparan hingga harus menerima makanan seadanya. Yang dipersoalkan adalah mutu dan nilai gizinya. Jangan hanya menggugurkan kewajiban,” ujarnya.

Baca Juga :  Diduga Salurkan MBG Tak Layak Konsumsi, Warga Marengan Daya Keluhkan Kinerja SPPG

Siti Maysaroh juga menyayangkan pelaksanaan MBG yang dinilai sarat kepentingan bisnis dan minim tanggung jawab moral terhadap kesehatan anak.

“Kami merasa hanya dijadikan objek bisnis. Jika makanan untuk anak-anak kami disajikan seperti ini, maka wajar bila niat baik dan integritas program MBG dipertanyakan,” katanya.

Kekecewaan semakin bertambah saat pihak sekolah mencoba meminta klarifikasi kepada sopir pengantar. Namun, sopir mengaku tidak mengetahui apa pun terkait standar menu maupun isi paket MBG.

Berita Terkait

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep
Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan
Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik
Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum
Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas
Skandal Dugaan Setoran PKBM Garut Mencuat, Dana Diduga Mengalir ke Tipikor
SPPG Pakamban Laok 2 Disuspend BGN, Tokoh Pemuda Desak Audit Total Program MBG
Alarm Bahaya MBG di SPPG Lenteng Barat: Makanan Diduga Busuk Lolos dari Pengawasan

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:32 WIB

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:19 WIB

Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:43 WIB

Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik

Senin, 9 Maret 2026 - 14:59 WIB

Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:54 WIB

Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas

Berita Terbaru