BUMDes Meddelan Diduga Kelola Dana Desa untuk Ternak Kambing, Ketua Mengaku “Seperti Buruh”

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Pemerintah pusat hingga desa kerap menggaungkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai tulang punggung kemandirian ekonomi desa. Regulasi sudah disiapkan, anggaran digelontorkan, harapannya jelas: kesejahteraan warga.

Namun realitas di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, justru menimbulkan tanda tanya besar.

Informasi yang dihimpun Jatimkita.id mengindikasikan adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan BUMDes Meddelan. Aroma tak sedap mencuat ke permukaan, menyusul dugaan keterlibatan BUMDes dalam pengelolaan dana yang bersumber dari 20 persen Dana Desa (DD) alokasi yang sejatinya memiliki mekanisme dan peruntukan jelas.

“Dugaannya BUMDes mengelola ternak kambing,” ujar salah satu sumber terpercaya yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (15/1/2026).

Baca Juga :  Siapa Bertanggung Jawab? Sertifikasi SPPG Rubaru Belum Tuntas, Dua Nama Anggota DPRD Terseret

Dugaan tersebut bukan tanpa dasar. Pada tahun anggaran 2025, tercatat adanya pengadaan kambing yang dikaitkan dengan aktivitas BUMDes Meddelan. Hal ini memantik penelusuran lebih lanjut oleh insan pers.

Ketua BUMDes Meddelan, Asmuni, akhirnya angkat bicara. Dalam keterangannya, ia mengklaim bahwa BUMDes tidak mengelola usaha ternak kambing secara profesional sebagaimana konsep badan usaha desa pada umumnya.

“Kami ini justru seperti buruh. Setiap hari bingung cari pakan. Harus cari rumput sendiri ke kebun dan sawah,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut justru memperlebar tanda tanya. Pasalnya, jika usaha ternak kambing tersebut memang bersumber dari Dana Desa, semestinya anggaran tidak hanya dialokasikan untuk pengadaan ternak, tetapi juga mencakup kebutuhan operasional, termasuk pakan dan manajemen usaha.

Baca Juga :  RS Baghraf Health Care Resmi Layani BPJS Kesehatan, Akses Layanan Warga Sumenep Kian Luas

Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya ketidaksesuaian antara perencanaan anggaran dan realisasi di lapangan. BUMDes yang seharusnya menjadi instrumen penggerak ekonomi desa, justru terkesan dikelola tanpa sistem, tanpa dukungan anggaran operasional yang memadai, dan rawan menabrak aturan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Desa Meddelan maupun pihak terkait lainnya mengenai mekanisme penggunaan Dana Desa tersebut serta dasar hukum pelibatan BUMDes dalam usaha ternak kambing.

Redaksi akan terus menelusuri dan mengonfirmasi pihak-pihak berwenang guna memastikan apakah dugaan ini sekadar kelalaian administratif, atau mengarah pada persoalan yang lebih serius.

Berita Terkait

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep
Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan
Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik
Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum
Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas
Skandal Dugaan Setoran PKBM Garut Mencuat, Dana Diduga Mengalir ke Tipikor
SPPG Pakamban Laok 2 Disuspend BGN, Tokoh Pemuda Desak Audit Total Program MBG
Alarm Bahaya MBG di SPPG Lenteng Barat: Makanan Diduga Busuk Lolos dari Pengawasan

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:32 WIB

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:19 WIB

Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:43 WIB

Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik

Senin, 9 Maret 2026 - 14:59 WIB

Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:54 WIB

Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas

Berita Terbaru