“Ekspor ini menunjukkan bahwa produk lokal kita punya daya tawar tinggi. Dampaknya luas: dari meningkatnya permintaan bahan baku, terbukanya lapangan kerja, hingga membaiknya nilai ekonomi petani,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Pamekasan, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan penuh agar industri berbasis potensi lokal mampu berkembang lebih pesat—mulai dari penyederhanaan layanan perizinan, fasilitasi promosi dagang, hingga pendampingan terhadap pelaku usaha.
PT ESM kini mulai memetakan peluang baru. Selain Filipina, beberapa negara Asia hingga Timur Tengah disebut-sebut sebagai target ekspansi pasar berikutnya. Dengan kualitas tembakau Madura yang sudah dikenal dan dukungan pemerintah yang semakin kuat, perusahaan optimistis jalur ekspor akan semakin terbuka.
“Pamekasan bukan hanya penghasil tembakau. Kita sedang membuktikan bahwa daerah ini mampu menjadi produsen rokok yang siap bersaing di pasar internasional,” tutur Bupati Kholil.
Capaian ini menjadi penanda bahwa industri hasil tembakau Madura tengah memasuki fase kebangkitan baru lebih modern, lebih kompetitif, dan semakin diperhitungkan dunia.
Halaman : 1 2









