Panitia dan Dewan Juri Dinilai tidak Profesional, Publik Pertanyakan Penilaian Festival Tong Tong se-Madura 2026

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatim Kita – Penetapan Baladewa sebagai Juara Umum Festival Musik Tong Tong se-Madura 2026 Kabupaten Sumenep menuai sorotan dari sejumlah warganet.

‎Pasalnya, berdasarkan daftar hasil yang beredar, grup musik tersebut tercatat meraih dua penghargaan kategori, yakni Penyaji Terbaik dan Aransemen Terbaik, sekaligus ditetapkan sebagai Juara Umum.

‎Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai bagaimana mekanisme dan formula penentuan Juara Umum dilakukan oleh panitia dan dewan juri.

‎Festival Musik Tong Tong 2026 sendiri mempertandingkan sejumlah kategori, di antaranya Juara Umum, 10 Penyaji Terbaik, 10 Dekorasi Terbaik, 5 Aransemen Musik Terbaik, serta 5 Penyaji Tari Terbaik.

Baca Juga :  Sidak Satgas MBG Sumenep Bongkar Fakta: Pengelolaan Sampah dan IPAL di 4 SPPG Diduga Tak Sesuai Juknis

‎Dalam daftar hasil yang beredar, Baladewa tercantum pada kategori Penyaji Terbaik dan Aransemen Terbaik. Namun, nama yang sama juga ditetapkan sebagai Juara Umum.

‎Hal inilah yang kemudian menjadi sorotan. Bukan semata-mata karena Baladewa keluar sebagai pemenang, melainkan karena dasar penentuan Juara Umum belum diketahui secara terang oleh publik.

‎Sejumlah warganet mempertanyakan apakah Juara Umum ditentukan berdasarkan akumulasi nilai dari seluruh aspek penilaian, bobot tertentu dari masing-masing kategori, atau menggunakan formula khusus yang telah ditetapkan dewan juri.

Baca Juga :  Daul Phuser Bhumih Siap Guncang Karnaval Akbar Madrasah Miftahul Khair di Pamekasan

‎Akun Padepokan Garis Keras, misalnya, mempertanyakan sistem penilaian yang digunakan.

‎”Aduh, bagaimana sebenarnya sistem penilaiannya? Juara umum itu, kalau dalam perlombaan, biasanya ada beberapa kategori lomba. Peserta yang paling banyak meraih juara di setiap nominasi biasanya mendapatkan poin atau nilai yang kemudian diakumulasikan sebagai nilai akhir. Ini penilaian lomba PAUD, ya,” tulis Padepokan Garis Keras di kolom komentar.

Berita Terkait

Bupati Sumenep Ziarah ke Asta Tinggi, Kenang Jasa dan Perjuangan Para Raja
Wabup Sumenep: MEC Bukan Sekadar Karnaval, Tapi Wadah Menjaga Budaya Madura
Panitia Festival Tong-Tong Dinilai Tak Profesional, Citra Pemkab dan Bupati Sumenep Ikut Tercoreng
Nilai Kategori Dekorasi Terbaik Festival Tong-Tong Sumenep Janggal, Profesionalitas Panitia dan Juri Dipertanyakan!
Perbankan di Sumenep Didorong Perkuat Modal Usaha dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
‎Workshop Teater Pekan Seni Madura X Jadi Ruang Belajar Lintas Generasi
‎Parade Teater Tutup Pekan Seni Madura X, Suguhkan Refleksi Lingkungan, Mimpi, dan Masa Depan Teknologi
Daul Phuser Bhumih Siap Guncang Karnaval Akbar Madrasah Miftahul Khair di Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Bupati Sumenep Ziarah ke Asta Tinggi, Kenang Jasa dan Perjuangan Para Raja

Senin, 21 September 2026 - 15:30 WIB

Wabup Sumenep: MEC Bukan Sekadar Karnaval, Tapi Wadah Menjaga Budaya Madura

Senin, 7 September 2026 - 22:08 WIB

Panitia Festival Tong-Tong Dinilai Tak Profesional, Citra Pemkab dan Bupati Sumenep Ikut Tercoreng

Senin, 7 September 2026 - 14:28 WIB

Nilai Kategori Dekorasi Terbaik Festival Tong-Tong Sumenep Janggal, Profesionalitas Panitia dan Juri Dipertanyakan!

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

Panitia dan Dewan Juri Dinilai tidak Profesional, Publik Pertanyakan Penilaian Festival Tong Tong se-Madura 2026

Berita Terbaru