Terlebih, Festival Musik Tong Tong bukan sekadar perlombaan biasa. Festival tersebut merupakan bagian dari agenda budaya yang membawa nama Kabupaten Sumenep dan Madura. Festival Musik Tong Tong Sumenep juga telah masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, sehingga aspek profesionalitas penyelenggaraan dan kredibilitas penjurian menjadi semakin penting.
Karena itu, kritik publik tidak seharusnya dijawab dengan diam. Transparansi justru diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat, peserta, dan para pelaku seni yang telah mengikuti kompetisi.
Apalagi, hasil festival menyangkut kerja keras banyak grup musik yang datang untuk berkompetisi. Mereka tentu berhak mengetahui bahwa proses penjurian dilakukan berdasarkan aturan yang jelas, objektif, konsisten, dan berlaku sama bagi seluruh peserta.
Hingga saat ini, yang menjadi pertanyaan publik adalah apa dasar Baladewa ditetapkan sebagai Juara Umum setelah meraih dua kategori tersebut?.
Hingga berita ini dinaikkan, upaya konfirmasi kepada panitia dan dewan juri Festival Musik Tong Tong se Madura 2026 terus dilakukan untuk memperoleh penjelasan mengenai mekanisme penilaian dan dasar penetapan Baladewa sebagai Juara Umum.










