SUMENEP, Jatim Kita – Semarak Madura Culture Festival (MCF) 2026 menjadi momentum bagi pelaku industri hasil tembakau lokal untuk memperkenalkan produknya sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilih rokok legal.
Salah satunya ditunjukkan PR Gunung Payudan Madurasa, perusahaan rokok lokal yang tergabung dalam Kawasan Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (KAPHT) Kabupaten Sumenep. Perusahaan tersebut turut ambil bagian dalam MCF 2026 yang resmi dibuka di Stadion A. Yani Sumenep, Rabu (26/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, PR Gunung Payudan Madurasa memperkenalkan produk rokok merek Den Haag kepada masyarakat. Sebagai produk yang relatif baru, Den Haag berupaya membangun daya saing di tengah banyaknya produk rokok yang telah lebih dahulu dikenal konsumen.
Direktur PR Gunung Payudan Madurasa, Deni, mengatakan pihaknya memberikan harga promo selama pelaksanaan festival. Pengunjung dapat memperoleh satu bungkus rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) Den Haag dengan harga Rp6.500.
“Cukup Rp6.500, pengunjung sudah dapat menikmati satu bungkus Sigaret Kretek Tangan,” ujar Deni.
Menurutnya, strategi harga tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperkenalkan produk baru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar memilih produk tembakau yang legal dan memiliki pita cukai resmi.
Di tengah peredaran rokok ilegal yang kerap menawarkan harga jauh lebih murah, kehadiran produk legal dengan harga yang terjangkau dinilai menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat.
“Den Haag bertarung dari sisi harga sekaligus kualitas dengan rokok polos,” tambahnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya










