Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam, Yayasan Ambil Alih Klarifikasi: Polemik MBG Pragaan Kian Memanas

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatim Kita – Polemik dugaan makanan basi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Pakamban Laok 2, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kian memanas dan belum menemukan titik terang.

Di tengah derasnya protes wali murid, publik justru dihadapkan pada situasi janggal: Kepala SPPG sebagai penanggung jawab operasional memilih bungkam, sementara klarifikasi justru diambil alih oleh Ketua Yayasan Bumi Asfan Abadi, Hendri.

Langkah ini memicu pertanyaan serius terkait transparansi dan akuntabilitas di tingkat pelaksana lapangan.

Baca Juga :  Raker IWO Sumenep Jadi Ruang Lahirnya Gagasan Segar untuk 2026

Hendri menyebut pihaknya telah melakukan pemantauan terhadap menu MBG setiap hari.

“Saya monitor secara khusus menu setiap hari di Pragaan,” ujarnya dalam percakapan WhatsApp, Senin (13/4/2026).

Ia juga merespons tudingan adanya tekanan terhadap pihak sekolah dan wali murid. Menurutnya, kritik yang disampaikan bukan bentuk intimidasi.

“Takut salah kembali. Karena memang kritik itu bukan sebagai ancaman,” katanya.

Hendri menegaskan bahwa kedatangannya ke sekolah bertujuan untuk evaluasi, bukan tekanan.

Baca Juga :  Sosok Haji Her di Mata Warga: Penjaga Nafas Ekonomi Tembakau Madura

“Kita datangi pihak sekolah bukan berarti mengancam, saporana se raje (mohon maaf sebesar-besarnya, red). Tapi untuk menemukan dari sisi apa yang keliru,” ucapnya.

Ia bahkan meminta semua pihak memberikan penjelasan secara objektif demi perbaikan program ke depan.

“Mohon beri penjelasan seksama, terutama untuk pembenahan, karena benar-benar saya perhatikan itu di Pragaan,” lanjutnya.

Terkait tudingan intimidasi, Hendri kembali membantah dan mengklaim memiliki rekaman sebagai bukti.

Berita Terkait

THM Mr. Ball Sumenep Kembali Disorot, Event DJ Tetap Digelar di Tengah Polemik
Sosok Haji Her di Mata Warga: Penjaga Nafas Ekonomi Tembakau Madura
Kapan Akan Dilakukan Penindakan? Mr. Ball Diduga Jadi Tempat Pesta Miras, Pemkab dan DPRD Sumenep Dinilai Hanya Fokus Pencitraan 
Reuni Alumni MA A 2007 Bata-Bata di Pamekasan, Haul Masyayikh Jadi Perekat Kebersamaan
Keluarga Besar IWO Sumenep Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Tiga Ormas Madas Gelar Halalbihalal Sekaligus Launching Bamus Madura
Pererat Kebersamaan Ramadan, SDN Cenlecen 2 Pakong Gelar Buka Puasa Bersama Guru dan Siswa
SMSI Sumenep dan Ar-Raudah Computer Berbagi 500 Takjil untuk Warga Binaan Rutan Klas IIB

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 21:52 WIB

THM Mr. Ball Sumenep Kembali Disorot, Event DJ Tetap Digelar di Tengah Polemik

Senin, 13 April 2026 - 13:14 WIB

Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam, Yayasan Ambil Alih Klarifikasi: Polemik MBG Pragaan Kian Memanas

Jumat, 10 April 2026 - 22:00 WIB

Sosok Haji Her di Mata Warga: Penjaga Nafas Ekonomi Tembakau Madura

Senin, 6 April 2026 - 22:03 WIB

Kapan Akan Dilakukan Penindakan? Mr. Ball Diduga Jadi Tempat Pesta Miras, Pemkab dan DPRD Sumenep Dinilai Hanya Fokus Pencitraan 

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:43 WIB

Reuni Alumni MA A 2007 Bata-Bata di Pamekasan, Haul Masyayikh Jadi Perekat Kebersamaan

Berita Terbaru