Rugi Puluhan Juta, Pemilik Toko Alam Subur Tuntut Pertanggungjawaban Usai Bangunan Kebanjiran Akibat Proyek Kios Pasar Anom

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Yang hadir hanya pekerja bangunan, itu pun hanya untuk memperbaiki talangan kecil yang dinilai tidak mampu mengatasi debit air. Merasa tidak ada itikad baik dan khawatir kerusakan bertambah, pemilik toko akhirnya memanggil tukang mandiri untuk mengganti talangan dengan ukuran yang lebih layak,” jelasnya.

Pihaknya menilai tindakan pekerja yang memotong galvalum tanpa izin serta pemasangan talangan yang sembarangan sebagai bentuk pelanggaran dan perusakan terhadap properti pribadi, mengingat bangunan toko adalah milik pribadi dan bukan bagian dari kompleks pasar.

Baca Juga :  Momentum HPN 2026, IWO Sumenep dan DRT The Big Family Tunjukkan Kepedulian Lewat Aksi Sosial untuk Korban Puting Beliung Karduluk

Hingga berita ini diturunkan, pemilik toko masih menunggu pertanggungjawaban resmi dari pihak Pasar Anom maupun kontraktor terkait kerugian materil yang dialaminya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga berita ini diturunkan, Ibnu Hajar, Kepala UPT Pasar Anom Baru Sumenep memberikan tanggapan atas persoalan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui pesan singkat tidak mendapat respon. Sementara pesan yang dikirimkan juga belum dibaca. Sikap tanpa respons ini membuat polemik di lingkungan pasar semakin menjadi perhatian publik, terutama para pedagang yang membutuhkan kejelasan terkait tindakan pemotongan galvalum dan pembangunan kios baru yang menempel pada bangunan toko milik warga.

Baca Juga :  DKPP Sumenep Genjot Pemanfaatan Lahan Tidur Lewat Irigasi Perpompaan, Targetkan Dongkrak Produksi Padi 2026

Berita Terkait

THM Mr. Ball Sumenep Kembali Disorot, Event DJ Tetap Digelar di Tengah Polemik
Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam, Yayasan Ambil Alih Klarifikasi: Polemik MBG Pragaan Kian Memanas
Sosok Haji Her di Mata Warga: Penjaga Nafas Ekonomi Tembakau Madura
Kapan Akan Dilakukan Penindakan? Mr. Ball Diduga Jadi Tempat Pesta Miras, Pemkab dan DPRD Sumenep Dinilai Hanya Fokus Pencitraan 
Reuni Alumni MA A 2007 Bata-Bata di Pamekasan, Haul Masyayikh Jadi Perekat Kebersamaan
Keluarga Besar IWO Sumenep Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Tiga Ormas Madas Gelar Halalbihalal Sekaligus Launching Bamus Madura
Pererat Kebersamaan Ramadan, SDN Cenlecen 2 Pakong Gelar Buka Puasa Bersama Guru dan Siswa

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 21:52 WIB

THM Mr. Ball Sumenep Kembali Disorot, Event DJ Tetap Digelar di Tengah Polemik

Senin, 13 April 2026 - 13:14 WIB

Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam, Yayasan Ambil Alih Klarifikasi: Polemik MBG Pragaan Kian Memanas

Jumat, 10 April 2026 - 22:00 WIB

Sosok Haji Her di Mata Warga: Penjaga Nafas Ekonomi Tembakau Madura

Senin, 6 April 2026 - 22:03 WIB

Kapan Akan Dilakukan Penindakan? Mr. Ball Diduga Jadi Tempat Pesta Miras, Pemkab dan DPRD Sumenep Dinilai Hanya Fokus Pencitraan 

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:43 WIB

Reuni Alumni MA A 2007 Bata-Bata di Pamekasan, Haul Masyayikh Jadi Perekat Kebersamaan

Berita Terbaru