“Kalau ada menu yang tidak layak, silakan laporkan ke kami. Masyarakat juga boleh memviralkan di media sosial sesuai temuan yang ada,” tambahnya.
Sebelumnya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa pihaknya tidak anti kritik terhadap pelaksanaan program MBG.
Ia justru meminta masyarakat aktif melaporkan apabila menemukan menu MBG yang tidak layak disajikan kepada siswa.
Menurutnya, unggahan di media sosial dapat menjadi alat kontrol publik yang efektif, mengingat jumlah dapur MBG di berbagai daerah sangat banyak sehingga pengawasan tidak mungkin dilakukan BGN sendirian.
“Kami sangat terbantu kalau masyarakat meng-upload menu. Tapi tolong sebutkan sekolah di mana, SPPG desa mana, daerah mana, kecamatan mana, kabupaten mana. Hari itu juga kita tindak lanjuti,” tegasnya di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3).
Namun ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak memviralkan kembali video lama yang tidak sesuai dengan kejadian terbaru.
“Jangan video yang sudah tahun lalu diviralkan lagi. Kalau itu kan berarti punya tujuan-tujuan lain,” pungkasnya.
Halaman : 1 2









