Satgas MBG Sumenep: Jangan Takut!, Viralkan dan Laporkan Jika Ada Menu Basi di Program Makan Bergizi Gratis

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meminta kepala sekolah dan guru tidak takut bersuara. Mereka diminta menolak, mendokumentasikan, dan melaporkan apabila menemukan menu MBG yang tidak sesuai standar gizi, basi, maupun busuk.

Seruan ini muncul menyusul laporan dugaan upaya pembungkaman oleh pihak dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Upaya tersebut diduga dilakukan agar temuan makanan tidak layak tidak diviralkan di media sosial maupun diberitakan media, sehingga operasional program tetap berjalan tanpa sorotan publik.

Baca Juga :  Eatore Resmi Diluncurkan: Pesantren Mathali’ul Anwar Mantapkan Langkah Menuju Kemandirian Ekonomi

Ketua Satgas MBG Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, meminta Dinas Pendidikan (Disdik) serta Kementerian Agama (Kemenag) setempat segera mengeluarkan surat edaran kepada seluruh sekolah agar tidak ragu melaporkan setiap temuan makanan MBG yang tidak layak dikonsumsi siswa.

“Dinas Pendidikan bisa menyampaikan kepada masing-masing kepala sekolah agar tidak takut melapor jika ada temuan MBG yang bermasalah,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Baca Juga :  SPPG Al-Azhar Dinilai Asal-asalan Menyajikan Menu, Guru Protes Tapi Tak Gubris 

Ia menegaskan, koordinasi juga perlu dilakukan oleh Kemenag yang membawahi lembaga pendidikan madrasah agar ikut mengawasi pelaksanaan program MBG di lapangan.

“Kalau Kemenag bisa berkoordinasi dengan dinas, atau langsung secara tertulis. Jika ada kendala, sampaikan ke Satgas, biar langsung kami tindak lanjuti ke BGN,” jelasnya.

Selain itu, Agus juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi dan mengontrol jalannya program MBG di daerah masing-masing.

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Perkuat Sinergi Pariwisata Lewat Silaturahmi Pelaksana SCE 2026
IWO Sumenep Dukung Bupati Fauzi Sidak Dapur MBG, SPPG Nakal Terancam Dilaporkan ke BGN
IWO Sumenep Nilai Penerapan E-Katalog Terlalu Dini dan Dinilai Minim Sosialisasi
Bupati Sumenep Gaungkan “Bismilah Melayani”, Lampu Jalan di Ikon Kota Justru Mati Total
Pemkab Sumenep Resmi Lantik 5.224 PPPK Paruh Waktu Formasi 2025
TPT Sumenep Turun Jadi 1,64 Persen, Posisi Tiga Terendah se-Jawa Timur
Memperkuat Tata Kelola Lingkungan, Pemkab Sumenep Berhasil Sulap Sampah Menjadi Energi Nyata
Menumbuhkan Cinta pada Budaya Lokal, Pemkab Sumenep Mewajibkan ASN dan Non Mengenakan Baju Adat Keraton Lengkap 

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:01 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Sinergi Pariwisata Lewat Silaturahmi Pelaksana SCE 2026

Senin, 9 Maret 2026 - 16:23 WIB

Satgas MBG Sumenep: Jangan Takut!, Viralkan dan Laporkan Jika Ada Menu Basi di Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:27 WIB

IWO Sumenep Dukung Bupati Fauzi Sidak Dapur MBG, SPPG Nakal Terancam Dilaporkan ke BGN

Senin, 2 Maret 2026 - 16:17 WIB

IWO Sumenep Nilai Penerapan E-Katalog Terlalu Dini dan Dinilai Minim Sosialisasi

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:12 WIB

Bupati Sumenep Gaungkan “Bismilah Melayani”, Lampu Jalan di Ikon Kota Justru Mati Total

Berita Terbaru