Memperkuat Tata Kelola Lingkungan, Pemkab Sumenep Berhasil Sulap Sampah Menjadi Energi Nyata

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Jatimkita.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mengambil langkah yang progresif, hingga memperkuat tata kelola lingkungan dan pemanfaatan energi alternatif berbasis ekonomi sirkular.

Pemerintah daerah melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT. Solusi Bangun Indonesia tbk, tentang pemanfaatan Refuse Derived Fuel (RDF) hasil pengolahan sampah di tempat pengolahan sampah terpadu Kabupaten Sumenep.

Pada kegiatan tersebut sekaligus dilakukan pengiriman perdana pemanfaatan Refuse Derived Fuel (RDF) sebanyak 24,1 ton, yang berlangsung, di depan Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (06/11/2025).

Baca Juga :  Sertifikat Chef, Ahli Gizi dan Food Handler MBG Guluk-guluk Dipertanyakan, Menu Ikan Selimut Tepung dan Kuah Daun Kelor Tuai Protes

“Kerja sama ini merupakan capaian penting sebagai bentuk konsolidasi kebijakan lingkungan, untuk menjamin kualitas lingkungan hidup masyarakat khususnya generasi mendatang,” kata Wakil Bupati (Wabup), KH. Imam Hasyim.

Pihaknya memandang pemanfaatan RDF adalah langkah nyata untuk mengurangi volume sampah, sekaligus menyediakan energi alternatif bagi sektor industri, sehingga bukan sekadar program teknis, tetapi gerakan bersama yang memadukan kebijakan, teknologi, dan partisipasi masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Perkuat Sinergi Pariwisata Lewat Silaturahmi Pelaksana SCE 2026

RDF menjadi salah satu strategi dalam menekan timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta mendukung target pengurangan emisi karbon.

“Kami mengharapkan kerja sama ini menjadi awal dari sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, serta model bagi kecamatan dan desa dalam mengelola sampah berbasis ekonomi sirkular,” terangnya.

Penulis : Dyt

Editor : Mufti che

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Perkuat Sinergi Pariwisata Lewat Silaturahmi Pelaksana SCE 2026
Satgas MBG Sumenep: Jangan Takut!, Viralkan dan Laporkan Jika Ada Menu Basi di Program Makan Bergizi Gratis
IWO Sumenep Dukung Bupati Fauzi Sidak Dapur MBG, SPPG Nakal Terancam Dilaporkan ke BGN
IWO Sumenep Nilai Penerapan E-Katalog Terlalu Dini dan Dinilai Minim Sosialisasi
Bupati Sumenep Gaungkan “Bismilah Melayani”, Lampu Jalan di Ikon Kota Justru Mati Total
Pemkab Sumenep Resmi Lantik 5.224 PPPK Paruh Waktu Formasi 2025
TPT Sumenep Turun Jadi 1,64 Persen, Posisi Tiga Terendah se-Jawa Timur
Menumbuhkan Cinta pada Budaya Lokal, Pemkab Sumenep Mewajibkan ASN dan Non Mengenakan Baju Adat Keraton Lengkap 

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:01 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Sinergi Pariwisata Lewat Silaturahmi Pelaksana SCE 2026

Senin, 9 Maret 2026 - 16:23 WIB

Satgas MBG Sumenep: Jangan Takut!, Viralkan dan Laporkan Jika Ada Menu Basi di Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:27 WIB

IWO Sumenep Dukung Bupati Fauzi Sidak Dapur MBG, SPPG Nakal Terancam Dilaporkan ke BGN

Senin, 2 Maret 2026 - 16:17 WIB

IWO Sumenep Nilai Penerapan E-Katalog Terlalu Dini dan Dinilai Minim Sosialisasi

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:12 WIB

Bupati Sumenep Gaungkan “Bismilah Melayani”, Lampu Jalan di Ikon Kota Justru Mati Total

Berita Terbaru